Perempuan Papua Dituntut Manfaatkan Ketersediaan Sumber Daya Alam

Oleh James Aisoki

30 October 2018 07:01 166 VIew

''Seminar peningatan kapasitas Perempuan adat Papua''

Manokwari arfaknews.com -  Perempuan adat papua diharapkan bias mamfaatkan sejumlah  potensi Sumber daya alam yang melimpah secara maksimal, sehingga dapat menghasilkan beberapa aneka kerajinan maupun kuliner, sehingga mampu menghasilkan pendapatan bagi kaum perempuan Papua,

Hal ini dituangkan dalam Yayasan Paradisea ketika menggelar Seminar peningatan kapasitas Perempuan adat Papua,  guna meningkatkan kapasitas pengetahuan perempuan adat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di Papua Barat.

Jaqualine Kafir kordinator Paradisea bidang Officer mengungkapkan, tujuan dari workshop seharidilaksanakan  ini, bagaimana meningkatkan kapasitas kaum perempuan Papua. Terutama perempuan papua yang masih mengelola sumber daya alam secara tradisional sesuai adat istiadatnya.

"Ada beberapa telah diusulkan kaum perempuan Papua,  akan direkomendasikan kepihak terkait., memfasilitasi ibu-ibu Papua melakukan audience dengan pihak-pihak dalam hal ini MRP, DPR Fraksi Otsus dan Pemerintah, agar ada solusi dalam memberdayakan perempuan Papua guna meningkatkan pemanfaatan Sumberdaya Alam yang tersedia". Ungkapnya  Senin (29/10).

Sementara Salah seorang perempuan Adat Papua  di Manokwari Selatan, Ester Mokiri Dimara, mengatakan menjadi kendala sehingga kaum ibu-ibu atau peremupan papua tidak memanfaatkan potensi sumber daya alam secara maksimal, yakni kurangnya pengetahuan, infrastruktur penunjang,  Pasar dan dukungan masyarakat.

"Ada banyak hal menjadi kendala di sehingga ibu-ibu di Manokwari selatan tidak memanfaatkan potensi sumberdaya alam secara maksimal, diantaranya dukungan dari keluarga, ketika kaum ibu (perempuan)  mau terlibat dalam salah satu kegiatan, selalu mendaptkan larangan dari suami, lantaran  Suami terkadang tidak mendukung apa menjadi keingina kaum ibu,

Terkait dengan pelatihan-pelatihan dan peningkatan kapasitas ibu-ibu dalam mengelola sumberdaya yang ada. Selain itu, disana kita sudah berupaya membuat keripik, dan berbagai anek makanan namun kita terkendala dengan peralatan. Kalau kita gunakan peralatan biasa nanti produksinya tidak banyak. Kalau kita gunakan alat-alat potong keladi, kasbi yang modern pasti kita akan produksi dalam jumlah banyak". ujarnya

Kaum ibu pun meminta dinas terkait, dal;am hal ini pemberdayaan perempuan, Pariwisata dan dinas terkait lainnya untuk menggelar kegiatan-kegiatan guna meningkatkan kapasitas perempuan adat papua. Ujarnya.

 

 

Berita Terkait