Sudah 185 Sampel DNA Diterima Tim DVI RS Polri

Oleh Redaksi

30 October 2018 07:01 90 VIew

''Evakuasi Puing Pesawat Lion Air JT 610 dan Sejumlah Barang Milik Penumpang oleh Basarnas.''

Jakarta, arfaknews.com – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, masih mengambil data dan sampel dari keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Perairan Tanjung Kerawang, Jawa Barat, Senin (29/10).

Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Rumah Sakit Polri, Kramat Jati Jakarta, Brigjen Pol. dr. Artur Tampi, mengaku 185 data Antemortem sudah diterima Rumah Sakit Polri.

“Yang diambil DNA sudah sekitar 70-an dan masih belangsung hingga kini,” ujarnya saat konferensi pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati Jakarta, Selasa (30/10).

Menurutnya, kebanyakan keluarga dan kerabat korban yang datang tidak memiliki hubungan darah dan memiliki garis keturunan secara langsung.

“Kita minta yang memiliki hubungan darah atau garis keturunan, agar prosesnya berjalan cepat,” paparnya.

Setiap tiga jam, tim DVI RS Polri akan menentukan hasil identifikasi, dipimpin langsung Kabid DVI Komandor RS Polri, drg. Lisda.

“Ketika ada yang teridentifikasi, proses administrasi langsung dilakukan dan jenasah bisa dibawa pulang keluarga. Ini juga disaksikan perwakilan dari pihak maskapai,” terang Artur.

Ditambahkan, sampel darah, rambut, gigi, sikat gigi, pakaian bekas pakai, sepatu atau kaos kaki, bisa digunakan untuk pengambilan sampel DNA.

Jika sudah diserahkan, ia menyarankan kepada pihak keluarga agar tidak lagi melihat jenasah karena bisa menambah duka dan trauma mendalam.

“Pemeriksaan DNA paling cepat empat hari. Kita berusaha melakukan semuanya dengan cepat,” pungkasnya.

Berita Terkait