Basarnas Perluas Area Pencarian, Target Temukan Main Body Pesawat dan Korban

Oleh Redaksi

30 October 2018 07:01 87 VIew

''Serpihan Yang Diduga Dari Pesawat Lion Air JT 610 Yang Jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat''

Jakarta, arfaknewss.com – Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, S.Sos, MM, mengatakan tim gabungan Basarnas, TNI/Polri dan Kemenhub, bekerja profesional sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku.

Hal ini disampaikan saat menggelar konferensi pers bersama Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Rumah Sakit Polri, Kramat Jati Jakarta, Brigjen Pol. dr. Artur Tampi, Selasa (30/10).

Menurutnya, sesuai Standar Operasional pencarian dilakukan 7 hari dan jika dimungkinkan ditambah 3 hari. Apalagi, BMKG sudah menyatakan cuaca di sekitar lokasi perairan Tanjung Karawang, Jabar, aman hingga 7 hari kedepan.

“Pencarian utama tentu korban dan main body pesawat. Black Box belum ditemukan, jika titik main body pesawat ditemukan, evakuasi secepatnya karena kami yakkin banyak korban disitu,” ujarnya.

Jika hari pertama pencarian dilakukan pada area 5 nautical mile, kini diperluas menjadi 10 nautical mile, masih dengan kedalaman 35 Meter.

Sesuai instruksi Presiden RI, Ir.H Joko Widodo, pencarian hari ini dilakukan maksimal 1 X 24 jam, dengan penambahan sejumlah tenaga penyelam, baik dari Basarnas, dan TNI/Polri.

Sebelumnya, tim gabungan Basarnas dan TNI/polri mengangkat 24 kantung jenasah dari lokasi dan kini sudah berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati Jakarta.

“Itu bukan 24 jenasah, tetapi gabungan dari beberapa bagian tubuh korban yang masih kita identifikasi,” jelas (Kapusdokkes) Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol. dr. Artur Tampi.

 

Berita Terkait