Stok Obat di Kabupaten Bintuni Aman Hingga Januari 2019

Oleh Wawan Gunawan

02 November 2018 07:01 81 VIew

''Kepala Gudang Farmasi Teluk Bintuni, Yohanis Pare. Foto : Wawan Gunawan | arfaknews.com''

Bintuni, arfaknews.com – Kepala Instalasi Farmasi Teluk Bintuni, Yohanis Pare, mengaku stok obat untuk Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Teluk Bintuni masih cukup banyak.

“Untuk 24 Puskesmas di seluruh distrik, stok obat masih cukup hingga 3 bulan kedepan,” ujarnya kepada arfaknews.com, Kamis (1/11).

Menurutnya, stok obat bertambah mengingat gudang Farmasi Bintuni menerima kiriman 2-3 kali dalam sebulan.

“Kami hanya siapkan dan menyalurkan obat untuk 24 pukesmas yang tersebar di seluruh distrik. Jenis obat diantaranya anti biotik dan cairan infus termasuk alat suntik,” bebernya sembari mengaku obat vaksin sejenis disimpan terpisah.

“Vaksin itu harus berada di tempat yang steril, baik dari suhu udara dan kebersihan. Kami simpan di tempat terpisah,” tambahnya.

Puskesmas Manimeri paling sering meminta tambahan stok obat karena dilengkapi dengan fasilitas rawat inap. Sementara stok obat unntuk pukesmas lain, dikirim rutin setiap bulan.

“Kendala kami belum miliki genset. Saat lampu padam, obat jenis vaksin yang dikhawatirkan karena harus disimpan dalam suhu tertentu,” ucap Yohanis.

Kendala lainnya adalah distribusi obat ke puskesmas di wilayah pesisir dan puskesmas di daerah pegunungan, karena harus mencari hubungan transportasi dan sedikit bergantung pada cuaca.

Berita Terkait