Sagrim : Kebutuhan BBM Tinggi, Operator Nakal Akan Ditindak Tegas

Oleh Hanafi Tianlean

02 November 2018 07:01 448 VIew

''Bupati Maybrat, Bernard Sagrim. Foto : Hanafi Tianlean | arfaknews.com''

Maybrat,arfaknews.com - Sulitnya mendapat BBM di Kabupaten Maybrat, sempat memicu tingginya harga di tingkat pengecer. Hanya satu dari 24 distrik yang sudah memiliki PBU.

Bupati Maybrat, Bernard Sagrim, mengaku akan menggandeng Pertamina untuk menggelar survey guna mendirikan SPBU. Tujuannya, agar distribusi penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan baik.

“Harga BBM di tingkat pengecer cukup tinggi, tembus angka 15 Ribu Rupiah per liter,” ujarnya, Kamis (1/11) saat peresmian SPBU Kompak dan BBM Satu Harga di Distrik Ayamaru.

Bupati mengaku sangat mendukung program Presiden RI, terkait pemberlakuan Satu Harga BBM dan diharapkan mampu mengatasi kesulitan masyarakat memperoleh BBM.

“Baru satu distrik yang punya SPBU. Kami akan melakukan survey untuk beberapa distrik terjauh, agar juga memiliki SPBU,” singkatanya.

Sebelumnya, Bupati bersama Manager Retail Fuel Marketing Region VIII PT. Pertamina, Fanda Crismianto dan Kepala BPH Migas, Fahrul Asa, meresmkan BBM Satu Harga ke 83 di Kampung Kambuaya, Distrik Ayamaru Timur.

Berita Terkait