Warga Kampung Bugis Palang Perusahan Cucian Pasir di Sorong

Oleh Hanafi Tianlean

05 November 2018 07:01 334 VIew

''Akses Masuk ke Perusahaan Pencucian Pasir yang Dipalang Warga. Foto : Hanafi Tianlean | arfaknews.com''

Sorongkota, arfaknews.com – Puluhah warga Kompleks Kampung Bugis, kelurahan Matalamagi, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Senin (5/11), menggelar aksi demo damai, memprotes keberadaan perusahaan pencucian pasir.

Aksi ini dilakukan lnataran kekesalan warga terhadap kehadiran perusahaan yang dinilai memicu banjir di kawasan tersebut saat hujan.

Selain memalang akses masuk ke lokasi dengan batu dan kayu, warga juga memaska sebuah alat berat yang tengah beroperasi untuk meninggalkan lokasi pencucian pasir.

“Aktivitas perusahaan pencucian pasir ini kerap membuang limbah pasir melalui saluran yang kemudian tersumbat dan akhirnya terjadi banjir,” beber Samsudin Datu, warga Kompleks Kampung Bugis.

Diakui, aksi ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya aksi yang sama dilakukan tahun lalu. Namun, aksi protes warga tak diindahkan dan aktivitas pencucian pasir masih berjalan.

“Dulu kawasan Kampung Bugis tidak pernah banjir. Kalau pun banjir, air yang masuk ke rumah warga jernih, tidak seperti sekarang. Baru hujan sebentar, rumah-rumah sudah tergenang lumpur,” paparnya.

Ia bersama warga mengancam akan bertindak lebih jika palang di perusahaan pencucian pasir ini sengaja dibuka, sebelum menyepakati solusi terbaik bersama.

Secara berbeda, Roita Simbolon, pemilik perusahaan pencucian pasir, mengelak jika aktivitas perusahaannya yang menyebabkan banjir di lokasi itu.

Akhirnya, pihak Kelurahan Matamalangi bersedia mediasi pertemuan kedua pihak, antara warga dan pemilik perusahaan dalam pertemuan Rabu (7/11) di kantor lurah.

Berita Terkait