Tembakan Peringatan Warnai Pembukaan Blokade Jalan di Kampung Warmawai

Oleh Redaksi

11 November 2018 07:01 1590 VIew

''Pembukaan Blokade Jalan di Kampung Warmawai, Distrik Tanah Rubuh, Oleh Personil Polres dan Polsek Kota Manokwari.''

Manokwari, arfaknews.com – Jalan Trans antar kabupaten di Kampung Warmawai, Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari, kembali diblokade, Minggu (11/11) subuh.

Sebelumnya, blokade jalan sudah dibuka oleh satu regu Satuan Lalu Lintas Polres Manokwari, usai bernegosiasi dengan warga setempat, Sabtu (10/11) malam.

Namun, warga Kampung Warmawai, meyakini jika korban Jufri Aran, bukan meninggal akibat menabrak hewan ternak (babi), melainkan ditabrak Hilux.

Buntutnya, hingga Minggu siang, sejumlah kendaraan yang hendak melalui jalan di Kampung Warmawai, tidak bisa berbuat banyak akibat blokade jalan.

Puluhan personil polisi dipimpin Kasat Shabara Polres Manokwari, IPTU Siswanto, SH dan Kapolsek Kota Manokwari, AKP.Zawal Halim, tiba di lokasi dan mengambil langkah tegas.

Dari informasi yang dirangkum arfaknews.com di lokasi kejadian, sejumlah tembakan peringatan ke atas terpaksa dilakukan karena warga enggan membuka blokade jalan. Apalagi, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, terlihat meneneteng sejumlah senjata tajam

Kapolsek Kota Manokwari, AKP Zawal Halim, menegaskan, palang jalan mengganggu aktivitas umum sehingga harus segera dibuka.

“Mau tidak mau, kami harus buka paksa palang jalan ini,” tegasnya, didampingi Kasat Shabara, saat bernegosiasi dengan perwakilan warga Kampung Acemo.

Setelah negosiasi yang berjalan alot, akhirnya, blokade jalan berhasil dibuka sekira pukul 15.00 WIT.

Kadistrik Tanah Rubuh, M. Situorang, mengaku siap memfasilitasi keluarga korban dan warga, untuk bertemu dengan Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, guna penyelesaian masalah ini.

Sebelumnya, laka lantas berujung korban meninggal dunia, Jufri Aran, pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter Hijau DS 3746 DO, Sabtu malam.

Personil Satuan Lantas Polres Manokwari yang tiba di lokasi, kemudian menggelar olah TKP dan menyimpulkan korban meninggal dunia karena menabrak hewan ternak (babi).

Kasat Lantas Polres Manokwari, IPTU Tatak Heru Latif, SH, MH, membenarkan korban tak bisa menghindar dan menabrak hewan ternak (babi).

“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujarnya melalui rilis via pesan Whats App yang diterima arfaknews.com, Minggu pagi.

Berita Terkait