BNN Target Persempit Ruang Gerak Narkoba di Papua Barat

Oleh Putra Aryanto

12 November 2018 07:01 661 VIew

''Pemeriksaan Sampel Urin Oleh BNN Papua Barat.''

Manokwari, arfaknews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat, gencar mendeteksi penyalahgunaan Narkoba dan zat berbahaya.

Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Untung Subagyo, membenarkan ASN pada instansi vertikal dan pelajar serta mahasiswa menjadi fokus program Tahun 2018.

“Kami (BNN) sudah melakukan tes urin di Kampus STIH Manokwari, Kantor Bea Cukai serta kantor PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Manokwari,” bebernya, Senin (12/11).

Hasil tes yang dilakukan, baik kepada PT dan instansi vertikal, semuanya negatif. Hanya satu diantaranya yang positif, namun karena mengkonsumsi obat batuk.

“Kami ingin pastikan semua pegawai instansi vertikal bebas dari Narkoba. Langkah pencegahan awal ini akan dilakukan secara kontinu,” bebernya.

Ia juga berharap ada Relawan Anti Narkoba yang berasal dari kalangan pemerintahan dan mahasiswa. Pemeriksaan urin terhadap PT dan sekolah lain, akan digelar Tahun 2019 nanti.

“Dengan deteksi dini dan merekrut relawan, secara tidak langsung kita membatasi ruang gerak perdagangan narkoba. Pasar narkoba kita persempit sehingga pelaku sulit menjual dagangannya,” cetusnya.
 

Berita Terkait