100 Lebih Gempa di Papua Barat, BMKG Manokwari : Tak Usah Panik

Oleh Putra Aryanto

14 November 2018 07:01 385 VIew

''Ilustrasi Gempa Bumi''

Manokwari, arfaknews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Rendani Manokwari,Papua Barat, mencatat 100 lebih gempa terjadi di Papua Barat sejak januari 2018 hingga 31 oktober lalu.

Kepala BMKG Manokwari, Denny Putiray, mengungkap intensitas ini (gempa) merupakan hal yang normal mengingat Papua dan Papua Barat berada di area ring of fire atau cincin api.

“Pergeseran lempeng akan selalu terus terjadi. Gempa yang terjadi di Papua Barat hanya dalam skala kecil dan masyarakat tak harus panik,” jelasnya kepada arfaknews.com, Selasa,(13/11).

Menurutnya, intensitas gempa hingga 100-an kali tersebut, justru lebih baik daripada tidak pernah gempa namun skalanya bisa besar.

Berkaca dari gempa Palu dan Donggala beberapa waktu lalu, dijabarkan, pergeseran lempeng yang semestinya bergerak secara normal dan lancar, namun tertahan, sehingga pada puncaknya pergeseran tersebut membuat gempa memiliki skala besar.

“Jika pergerakan lempeng nya tertahan, maka skala itu akan signifikan. Pergerakan lempeng di Papua Barat itu sering, namun skalanya tidak berdampak luas,” paparnya.

Ia mengimbau warga tak lantas harus panik jika terjadi gempa dengan skala yang tidak besar. Sebaliknya, mencari informasi dari sumber resmi dan tepat serta tidak mempercayai informasi hoax.

Berita Terkait