Ikan Nenek Moyang Ditemukan di Raja Ampat

Oleh Hanafi Tianlean

15 November 2018 07:01 982 VIew

''Kopda Marinir, Santoso, Bersama Ikan Langka yang Ditemukan di perairan Urbinasopen, Distrik Waigeo Timur, Raja Ampat, Juli 2018.''

Waisai, arfaknews.com – Penemuan ikan jenis langka secara tidak sengaja oleh Kopda Marinir, Santoso, di perairan Urbinasopen, Distrik Waigeo Timur, Raja Ampat, Juli 2018.

Temuan sudah diidentifikasi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, melalui tim Pengelolaan Pesisir dan Laut(PSPL) Sorong.

Pemkab Raja Ampat mendorong agar ikan langka ini dilaporkan ke UNESCO, organisasi pendidikan, keilmuan dan kebudayan PBB.

Dari hasil identifikasi, ikan langka ini diyakini memiliki hubungan kekerabatan dengan jenis ikan yang ditemukan di Manado, Sulawesi Utara.

Dilihat dari bentuk dan ukurannya, ikan langka ini dikenal dengan nama Coelacanth. Temuan ini diyakini merupakan jenis atau species baru dengan nama ilmiah yang sah, Latimeria Menadoensis (populasi Raja Ampat).

“Temuan ikan purba atau ikan nenek moyang ini merupakan penemuan yang kedelapan di Indonesia. Kami mendorong agar segera dilaporkan ke UNESCO,”ujar Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, Kamis (15/11).

Ia mengimbau semua pihak untuk tetap menjaga, melestarikan dan melindungi semua potensi pariwisata di Kabupaten Raja Ampat.

“Kami harap temuan ikan langka ini kian meningkatkan animo turin ke sini,” singkatnya.

 

Berita Terkait