Pembentukan FJPI Manokwari Dapat Respon Posiif

Oleh Redaksi

23 November 2018 07:01 631 VIew

''Ketua FJPI Pusat, Uni Lubis, bersama dua wartawati asal Manokwari, Fenty Rumbiak dan Dina Insyur.''

Manokwari, arfaknews.com – Upaya pengembangan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), tak hanya di tingkat pusat dan provinsi, namun juga dilakukan di tingkat kabupaten/kota.

Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Uni Lubis, mengungkap rencana pembentukan FJPI bisa dilakukan di daerah, dengan syarat dan ketentuan AD/ART FJPI.

“Silahkan jika FJPI Manokwari hendak dibentuk, asal memenuhi aturan. Pada prinsipnya, FJPI juga butuh pengembangan hingga ke daerah,” bebernya, Kamis (22/11), saat ditemui wartawan perwakilan Manokwari di Jakarta.

Menurutnya, FJPI  merupakan organisasi wartawan perempuan dengan salah satu misinya mempererat silaturahmi dan mendukung profesionalisme jurnalis perempuan, baik dalam pelatihan, sarasehan juga kegiatan lain.

Uni mengingatkan pembentukan pengurus FJPI di Manokwari, digelar secara musyawarah dan berdemokrasi.

“Buat apa bersaing rebutan posisi ? gak akan dapat keuntungan ekonomi maupun politik di FJPI. Yang ada malah sediakan extra time dan keluar uang, misalnya  untuk travelling teman-teman,” terangnya.

Selain itu, FJPI juga diingatkan tidak menggunakan atau bahkan memanfaatkan APBN dan APBD, kecuali melalui Dewan Pers. Kerjasama dengan lembaga pemerintahan, dibolehkan dalam bentuk fasilitas pelatihan dan pendidikan.

Pertemuan untuk membahas pembentukan FJPI Manokwari ini, dibenarkan Ketua terpilih FJPI  Manokwari, Fenty Rumbiak.

“Kami membutuhkan wadah untuk menaungi kami jurnalis perempuan di Manokwari dan sekitarnya. Kehadiran FJPI Manokwari bukan untuk bersaing dengan FJPI Papua Barat di Sorong,” jelasnya. 

Kondisi geografis menjadi salah satu alasan kenapa FJPI Manokwari harus dibentuk, namun tidak ada niat sama sekali untuk mengambilalih FJPI Papua Barat.

“Kami siap dukung program FJPI, sembari menyiapkan proses dan syarat pembentukan FJPI Manokwari,” tandas Fenty.

Berita Terkait