Tarif Bongkar Muat di Pelabuhan Babo Tinggi, Pengaruhi Harga Barang

Oleh James Aisoki

02 December 2018 07:01 96 VIew

''Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Babo''

Bintuni arfaknews.com – Tidak menentunya lonjakan harga barang kebutuhan warga di Distrik Babo, Teluk Bintuni,  dipengaruhi oleh tarif bongkar muat di pelabuhan mengalami pasang surut, sangat dirasakan Masyarkat.

Kepala Suku Babo, Muharam Fiawe,  mengungkapkan jika salah satu faktor pasang surut harga Barang di Distrik Babo dipengaruhi mekanisme Tarif Bongkar muat Pelabuhan dan Transportasi lokal masih bersifat tradisional.

Sistem Bongkar muat di pelabuhan Babo, bersifat tradisional dan tidak ada kontrol pengawasan tariff, sehingga berdampak pada harga barang tidak menentu, Kata Muaharam sketika ditemui Arfaknews (2/12).

Dikatakan Pelabuhan Babo seharusnya naik statusnya predikat Pelabuhan Kelas V, Pasalnya aktivitas Pelabuhan Babo tergolong padat, serta merupakan salah satu Pelabuhan besar dengan tarif ekspor berskala Besar di Teluk Bintuni, namun kenyataanya hingga kini belum berdiri sendiri dan dibawah satuan kordinasi (Satker) dari Pelabuhan Kelas V Bintuni".

Diharapkan Dirjen Perhubungan agar status, Pelabuhan Babo dinaikan menjadi pelabuhan Kelas V, sehingga mempermudah layanan administrasi, pengawasan tarif harga Bongkar muat barang tentu berdampak pada kestabilan harga barang di distrik Babo. Bebernya.

Berita Terkait