Noken Merupakan Tas Serbaguna Bagi Orang Papua

Oleh Putra Aryanto

05 December 2018 07:01 63 VIew

''Contoh Noken Tradisional''

Manokwari arfaknews.com - Noken merupakan tas tradisional masyarakat Papua. dibawa menggunakan kepala, ternbuat dari serat kulit kayu.

Hampoir sam dengan tas, pada umumnya bagi oaerang papua, nuken bermanfaat untuk membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari, sehingga Keberadaan noken maupun  para pengrajin Noken, kini semakin diminati mama Papua dalam menunjang kebutuhan peningkatan perekonomian keluarga.

Salah satu pengrajin Noken, sering disebut Mama Ani, mengungkapkan noken dirinya pakai, kisarn harga satu noken ukuran sedang, dijual dengan harga Rp.200.000 - 500.000 tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitannya.

Kalau noken biasa, kisran harganya  200 - 300 ribu rupiah, itu pun tergantung dari ukurannya, dengan varisaai ukuran, Kecil, sedang dan besardengan harga jula Rp 400 - 500 rbu ". Ungkapnya=

Diharapkan kedepannya pemerintah setempat dapat mengoptimalkan dalam mengambil kebijakan dengan penggunaan Noken bagi para bawahannya.

Para penjula maupun pengrajin noken merasa bangga, jika tiap ada kegiatan terdapat noken.

diketahui masyarakat Papua biasanya menggunakan noken untuk membawa hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagangan ke pasar.

Lantaran uniknya, dari bawah dengan kepala, semntara noken ini sendiri telah di daftarkan ke UNESCO sebagai salah satu hasil karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia, Selasa 4 desember 2012 ini, noken khas masyarakat Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO.

Noken Merupakan Tas Serbaguna Bagi Orang Papua

Manokwari arfaknews.com - Noken merupakan tas tradisional masyarakat Papua. dibawa menggunakan kepala, ternbuat dari serat kulit kayu.

Hampoir sam dengan tas, pada umumnya bagi oaerang papua, nuken bermanfaat untuk membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari, sehingga Keberadaan noken maupun  para pengrajin Noken, kini semakin diminati mama Papua dalam menunjang kebutuhan peningkatan perekonomian keluarga.

Salah satu pengrajin Noken, sering disebut Mama Ani, mengungkapkan noken dirinya pakai, kisarn harga satu noken ukuran sedang, dijual dengan harga Rp.200.000 - 500.000 tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitannya.

Kalau noken biasa, kisran harganya  200 - 300 ribu rupiah, itu pun tergantung dari ukurannya, dengan varisaai ukuran, Kecil, sedang dan besardengan harga jula Rp 400 - 500 rbu ". Ungkapnya=

Diharapkan kedepannya pemerintah setempat dapat mengoptimalkan dalam mengambil kebijakan dengan penggunaan Noken bagi para bawahannya.

Para penjula maupun pengrajin noken merasa bangga, jika tiap ada kegiatan terdapat noken.

diketahui masyarakat Papua biasanya menggunakan noken untuk membawa hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagangan ke pasar.

Lantaran uniknya, dari bawah dengan kepala, semntara noken ini sendiri telah di daftarkan ke UNESCO sebagai salah satu hasil karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia, Selasa 4 desember 2012 ini, noken khas masyarakat Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO.

Berita Terkait