Kampung Wimbru Dambakan Sekolah Dasar, Air Bersih Dan Listrik

Oleh Wawan

17 December 2018 07:01 762 VIew

''Warga Kampung Wimbo Teluk Bintui''

Manokwari arfaknews - Desa Wimbru merupakan salah satu Desa terletak di Distrik Aroba, Teluk Bintuni, dimekarkan dari Desa Sido Makmur pada tahun 2006 lalu,  

Seiring dengan dimakarkannya Kampung Wimbru tersebut, 12 tahun lalu, berdiri sebagi sebagai Desa Definitif, namun warga kampung teerseburt sangan mendambakan sarana dari pemerintah, berupa, sekolah dasar, air bersih dan jaringan listrik.

Kampung ini sendiri terkesan terlupakzn dari segi sarana dan prasaran, berupa Pendidikan bagi anak mereka untuk mengenyam pendidikan.

Lantaran tidak adanya sarana pendidikan di kampung tersebut, sehingga para orang tua, terpaksa menggunakan perahu dayun untuk mengantar anakanya bersekolah dengan jarak tempuh menggunakan perahu dayung berkisar 15 -30 menit, itu pu para orang tua hanya melewati sejumlah hutan bakau.

Selain sarana sekolah, dikampung ini belum terdapat adanya puskesmas Pembantu (Pustu), sehingga warga mengalami sakit dan hendak berobat, terpaksa harus keluar kampung untuk mendapatkan pelayana kesehatan.

Selain sarana puskesmas, hal yang paling menonjol di butuhkan warga yakni sarana air bersih, saat ini warga terpaksa harus menkonsumsi air hujan, sebab tidak adanya aira bersih tersedia di kampung tersebut.

Hal ini pula terjadi waktu malam hari, dimana belum adanya sarana listrik menerangi daerah tersebut, sehingga warga pun terpaksa menggunakan penerangan buatan guna menerangi kampung di malam hari.

Ketua RT I kampong Wimbi, Paus Tinus Nuak, ketika di temui mengemukakan bahwa Desanya sangat membutuhkan sarana prasaran, sekolah, puskesmas pembantu, listrik dan sarana air bersih. ini agar menunjang masyarakat di Kampung.

Sarana listrik sangat dibutuhkan guna menunjang aktifitas Warga, disamping, air bersih,puskesmas dan sekolah.

Sementara kiampung Wimbru berad di bawah Distrik Aroba, berada di Wilayah Selatan Teluk Bintuni, dimana sebagian besar desa di areal tersebut dibangun diatas lempengan-lempengan Bakau  tersusun sebagai pulau-pulau kecil di wilayah itu, sehingga sebagian besar transportasi antar desa menggunakan perahu Boat.

 

Berita Terkait