Tiap Hari, Ada Saja Warga Manokwari Tersangkut Hukum dan Korban Akibat Miras

Oleh Putra

05 January 2019 07:01 263 VIew

''Pasukan Brimob Polda Papua Barat''

Manokwari – Minuman Keras (Miras) bukannya membawa dampak positif namun justru berdampak negatif bagi warga, dimana setiap harinya ada saja warga Manokwari tersangkut masalah hukum  dan menjadi korban lantaran usai menkonsumsi miras.

Berdasarkan data diperoleh di kepolisian, sedikitnya tiga warga Manokwari dan sekitarnya terlibat masalah hokum lantaran Miras, misalnya terlibat dalam kasus pembunuhan, penganiayaan, kecelakaan lalulintas dan kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta   

Hal ini dilontarkan Kasat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol Godhelp C Mansnembra, ketika melakukan rilis dengan para Journalist, di Mako Brimob, kamis (03/01).

Menurutnya miras ini dapat merusak wajah kota manokwari selama jni di gaungkan warga masyarakat sebagai kota injil dan memiliki perda miras.

Selain itu lemahnya hukuman dan denda ringan di dalam Perda Miras, membuat para pemasok miras tidak jera untuk tetap memasok miras masuk ke Kota manokwari.

Bahkan ada sebuah toko di jalan Trikora Wosi, memiliki ijin usaha meuble dan peralatan elektronik ternyata berkedok sebagi pemasok miras dan memperedarkan miras ke para rekan bisnisnya.

Seharusnya pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Daerah Manokwari mengambil sikap tegas untuk mencabut ijinnya dan menutup tempat usaha tersebut.

Dengan peredaran Miras di Kota Manokwari dan keuntungan menggiurkan bagi para pemasok, aksi kejahatan pun semakin meningkat, sehingga generasi muda dapat rusak akibat miras, ungkapnya

Ditegaskan pula, jajaran Brimob Polda Papua Barat berpikir secara matang untuk berhadapan dengan orang mabuk, sebab selaku tim pemukul terakhir di Polri, selalu berhadapa jika terjadi peristiwa di masyarakat selalu berhadapan dengan orang mabuk, meski mereka sudah mengambil tindakan tegas, namun masih saja selalu berbuat.  

Pihaknya saat ini fokus untuk menumpas segal bentuk peredaran miras di Kota Manokwari, sebab jika persolan miras di kota Manokwari dapat tuntas, maka wajah Manokwari akan berubah dengan kesadaran warganya sendiri.

diketahui beberapa waktu lalu Satuan Brimob telah mengamankan 61 karto Miras Illegal, berbagai jenis mereka dimankan dari sebuah perahu nelayan yang disewa pemasok untuk mengedarkan miras di Kota Manokwari.

Saat ini miras Illegal tersebut masih diamnkan di Mako Brimob Polda Papua Barat dan pihaknya belum mau menyerahkan Barang Bukti miras sitaan tersebut Ke Polda Papua Barat, sebelum pemasok tunggal Miras di Kota Manokwari tertangkap, tegasnya

.

Berita Terkait