Kabupaten Kepualauan Yapen Butuh Tambahan 500 Guru

Oleh Charles Maniani

10 January 2019 07:01 651 VIew

''Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tony Tesar. Foto : Charles Maniani (arfaknews.com)''

Kepulauan Yapen, arfaknews.com – Putera dan Puteri asli Kepulauan Yapen, yang saat ini sedang menempuh pendidikan (kuliah), diminta mengabdikan diri sebagai tenaga guru.

Hal ini diungkap Bupati Kepulauan Yapen, Tony Tesar, usai bertemu dengan mahasiswa di Gedung Silas Papare, Serui, Kamis (10/1) malam.

Menurutnya, peningkatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), harus didukung dengan kualitas tenaga pengajar yang memadai. Apalagi, saat ini guru merupakan salah satu kebutuhan penting yang dihadapi Pemkab Kepulauan Yapen.

“Kami masih sangat membutuhkan tenaga guru. Dari data yang dimiliki, kita setidaknya membutuhkan 300 hingga 500 tenaga guru, untuk semua sekolah yang ada,” kata Tony kepada arfaknews.com.

Ia mengaku sudah berkomitmen untuk meningkatkan SDM guru, dengan menyekolahkan putera-puteri asli Yapen.

“Mereka mengambil Bidang Studi Matematika, Fisika, Kimia dan IT. Harapannya kedepan nanti bisa menutupi kekurangan yang ada,” bebernya.

Tony mengaku yang menjadi persoalan adalah mengangkat tenaga guru harus disesuaikan dengan kewenangan pemerintah pusat, dalam hal penerimaan formasi CPNS.

“Untuk mengakomodir guru yang dibutuhkan, kita lakukan Kontrak Guru Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K),” paparnya.

Dijabarkan, sistem P3K ini merekrut guru non PNS untuk membantu kerja dan tugas Guru PNS. Belum lama ini, Pemkab Yapen mengontrak 193 tenaga guru.

Berita Terkait