Pencairan Dana Desa, Masyarakat Di Minta Ikut Mengawasi

Oleh Charles

17 January 2019 07:01 412 VIew

''Sekertaris Kampung Banawa sedang memberikan arahan ke warga''

Kepulaun Yapen Arfaknews - Besaran dana desa dicairkan Akhir tahun 2018, Senilai Rp. 296.481.200, dicairkan pelaksana tugas Kampung Banawa, terletak di Distrik Yapen Selatan, Kepulauan Yapen, Papua, masyarakat kampung dan warga lainnya untuk mengawasi penggunaan dana desa serta program yang di kerjakan.

Hal ini disampikan Seketaris Desa (Sekdes) kampung Banawa, Petrus Arampayai, ketika di temui arfaknews, meminta agar program kerja telah di gagas tidak menggunakan konsep gagasan dari pihak pemerintah kampung, melainkan penggunaan anggaran desa sesuai kesepakatan bersama masyarakat, sehingga tidak ada tudingan miring dari penggunaan dana tersebut.

Agar ada kejelasan dan kepuasan masyarakat terhadap penggunaan Dana Desa bakal digunakan, dirinya meminta agar dana yang diperentukan untuk beberapa program kerja dibawah pengawasan masyarakat desa bersama aparat pemerintah desa kampung Banawa sendiri.

"Program bakal dilaksanakan yakni Pembangunan dua unit rumah telah dilaksanakan pada program Pencarian dana awal telah tertunda, berupa program kebersihan lingkungan, perlengkapan PKK, Pemuda, seni dan budaya, olah raga, serta kelengkapan atribut aparat kampung atau Badan musyawarah kampung "ucapnya. Sabtu, (12/1)

Sementara Kampung Banawa, terdiri dari 5 RT dan 2 RW, sedangkan beberpa kegiatan sudah dilaksanakan pada tahap pertama dan tahap kedua.

Untuk pemgelolaan dana pada tahap ke tiga ini, bisa dapat di selesaian dengan baik dan dapat dipertangung jawabkan Untuk persiapan penyusunan program kerja kepala desa baru periode 2019-2024.

Keterlibatan langsung masyarakata dalam mengawasi dana desa terhadap tim atau siapa diberikan kewenangan adalah hak untuk mengelola dana untuk kegiatan kampung.

Tidak selamanya pemerintah kampung bekerja menggunakan konsep, namun keterlibatan konsep semua masyarakat sesuai hasil kesepakatan bersama.

Untuk pengawasan dana desa tahap ketiga, keterlibatan sejumlah tokoh seperti tokoh pemuda, perempuan, adat, agama, serta semua komponen lain, ungkapnya.

Berita Terkait