Gelar Fit and Proper Test, Ini Penjelasan Ketua KPU PB

Oleh James Aisoki

27 January 2019 08:10 1212 VIew

''Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana. Foto : James Aisoki | arfaknews.com''

Manokwari, arfaknews.com – Proses seleksi terhadap tambahan 2 komisioner KPU kabupaten/kota ,telah dilakukan untuk sejumlah nama dari KPU RI berdasakan dokumen daftar calon yang diusulkan Timsel.

Ketua KPU Provinsi Papua Barat,  Amus Atkana, menjelaskan rekuitmen penyelenggara Pemilu 2019 berbeda dengan regulasi sebelumnya.

Menurut UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu, KPU kabupaten/kota diangkat oleh KPU provinsi, sedangkan UU Nomor 7 Tahun 2017, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota juga diangkat oleh KPU Pusat.

Sementara KPU provinsi hanya sebagai fasilitator untuk proses seleksi KPU Pusat, karena anggaran seleksinya menumpang lewat di DPA KPU Provinsi.

“KPU Provinsi hanya memfasilitasi ruangan, tempat,  undangan dan kehadiran peserta. Sedangkan kewenangan berada di KPU pusat,” beber Atkana, Kamis (25/1).

Saat ini PKPU juga telah mengatur jumlah komisioner yang sebelumnya berjumlah 3 orang menjadi lima orang. Untuk itu, KPU RI telah menurunkan sejumlah daftar nama yang dilaporkan Timsel ke KPU RI

“KPU mengambil nama dari tahap seleksi dibawahnya untuk melakukan tanggapan publik. Seleksi sudah dilakukan tanggal 24 Juni hingga saat ini sudah berjalan 6 bulan. Kami sudah memverifikasi nama-calon di kabupaten/kota dan sudah mengirimnya ke pusat,” jelas Atkana.

Diakui KPU RI sudah mengirim nama calon komisioner tambahan sejak tanggal 21 Januari lalu, tetapi diklarifikasi kembali karena diantaranya sudah mencalonkan diri sebagai caleg.

“Diklarifikasi terkait dengan kesediaannya,  apakah dia telah memilih pekerjaan lain,  apakah dia sudah maju caleg, terlibat partai atau menjadi tim kampanye,” papar Atkana.

Ditambahkan, KPU RI juga memberi ruang untuk mengklarifikasi agar mendapat tanggapan publik. Karena KPU RI ingin mendapat seorang penyelenggaraan yang profesional dan berintegritas.

“Suksesnya Pemilu turut ditentukan oleh penyelenggaraan itu sendiri,” kucinya.


Berita Terkait