Mahasiswa Unipa Blokir Kampus, Protes Kenaikan SPP

Oleh Redaksi

30 January 2019 07:01 440 VIew

''Aksi pemblokiran jalan dikampus Unipa menggunakan batang pohon''

Manokwari arfaknews – sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Papua (Unipa), mengatasnamakan Forum Mahasiswa Peduli Kampus Unipa, Selasa (29/1) 2019, di Kampus Unipa Manokwari, melakukan aksi protes kebijakan dari rektorat telah menaikkan pembayaran biaya SPP bagi mahasiswa  

Kenaikan Pembayaran Biaya SPP untuk setiap angkatan mahasiswa Unipa, pembayaran bervariasi namun untuk angkatan 2018 tetap di kenakan biaya sesuai dengan kenaikan SPP berdasarkan SK Rektor Unipa.

Rektor Unipa tidak berani utk membuat kebijakan bertentangan dengan aturan dari kemendikti, sehingga kenaikan biaya SPP tetap harus di laksanakan.

Atas penyamapian dari rektorat tersebut, sejumlha massa dari Mahasiswa emosi dan di luapkan dlm tindakaan pemalangan atau pemblokiran dengan cara menebang pohon berada di dalam areal kampus Unipa, sehingga aktifitas Mahasiswa maupun para dosen dan staf yang ingin keluar masuk lumpuh total.

Akibat aksi pemlangan ini, seluruh akses jalan masuk dan keluar kampus secara internal ke kampus unipa di paang dengan menggunakan batang bambu dan Pamflet yang bertuliskan "Aktivitas Kampus Unipa Tidak Ada, Untuk Saat Ini di Hentikan , serta menyebar ancaman Pintu-pintu yang sudah palang, Siapapun Tidak Punya Hak untuk buka Pemalangan tersebut.

Dimana Pintu masuk melalui Pintu Rektorat Baru Di Palang dengan Pohon matoa mahasiswa tebang di areal kampus, Pintu masuk melalui asrama Dosen Edelweis di palang dengan menebang pohon pelindung yang berada di depan asrama, Jalan masuk depan Asrama Stratum Unipa di palang dengan menebang pohon kelapa Yang berada depan Asrama dan Jalan masuk depan Asrama Petromax unipa di palang dengan menebang pohon pinang yang berada depan asrama.

Akasi pemalangan ini , sejumlah personil aparat kepolisian di siagakan di Polsek Amban Manokwari, untuk antisipasi bila situasi anarkis ataupun melakukan upaya paksa bila mengharuskan upaya buka paksa dilakukan polisi .

Aparat kepolisian melakukan pertemuan dengan rektor dan dekan, dimana hasil pertemuan agar rektor membuat laporan resmi ke polres serta mengeluarkan ijin polres manokwari utk melakukan kegiatan kepolisian di dlm kampus terkait pemalangan tersebut.

Atas uslan tersebut, pihak kampus akan menegosiasi ulang dgn mahasiswa, apabila belum ada jalan temu, maka rektor unipa akan membuat laporan polisi ke polres Manokwari sebagai dasar dan ijin polisi utk melakukan tindakan kepolisian, uajra Kabid Humas Polda papua barat, AKBP Hary Supriono melalui rilisnya di terima redaksi.

Berita Terkait