Di Puncak Jaya Papua, Penjaga Kios Tewas di Tembak OTK

Oleh Redaksi

03 February 2019 07:01 1980 VIew

''Kondisi Korban penembakan (Sugeng Efendi) berada di RSUD Mulia, Puncak Jaya ''

Di Puncak Jaya Papua, Penjaga Kios Tewas di Tembak OTK

Puncak Jaya arfaknews.com, -  Seorang Penjaga kios Sugeng Efendi (25 tahun) tewas ditembak oleh orang tak di kenal (OTK) terjadi di kampung Wiyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (02/02) sore.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal datalm keterangan persnya, terkait informasi ini mengaku bila ada penembakan terjadi di distrik Mulia , Puncak jaya, sekitar pukul 17.49 Wit,

Dimana kejadian penembakan terjadi ketika korban sedang jaga kios sambil menonton film di HP, tiba-tiba datang seseorang tak di kenal dan langsung menembak korban di bagian leher, “ kata Kombes Kamal.

Saat penembakan terjadi korban tidak sendirian namun ada juga dua teman korban di dalam kios, “ jadi setelah tertembak korban sempat berteriak minta tolong, nah teman korban yang ada disitu langsung  minta tolong kepada pemilik kios untuk membawa korban ke rumah sakit, “ tambah Kamal.

Sekitar pukul 18.50 Wit, Korban berhasil di evakuasi ke Rumah sakit Mulia, namun sayang nyawa korban sudah tidak tertolong.

Dari Hasil pemeriksaan tim dokter, korban mengalami luka tembak di bagian leher depan tembus leher belakang.

Saat ini Polres Puncak jaya sedang memeriksa TKP dan memintai keterangan dua orang saksi. Sementara Jenasah Sugeng saat ini di semayamkan dan di sholatkan di Masjid Mujahidin Mulia.

“ Rencana nya besok bila cuaca memungkinkan, Jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur, “ ujarnya.

Sementara itu dari hasil Olah TKP sementara, di laporkan polisi menemukan selongsong peluru caliber 9 mm. di duga kuat peluru itu yang di gunakan untuk menembak korban.

Saat ini personel gabungan TNI/Polri masih berjaga-jaga disekitar lokasi dan besok akan dilanjutkan olah TKP karena waktu sudah gelap mengingat tingkat keamanan bagi anggota di lapangan, “ Pungkas Kombes Kamal.

Berita Terkait