Empat Korban Luka dan Empat Rumah Dibakar Dalam Bentrokan Warga di Kota Sorong

Oleh Redaksi

10 February 2019 07:01 2182 VIew

''Polisi sedang berjaga-jaga dilokasi bentrokan warga, serta empat rumah di bakar warga''

Sorong Arfaknews – Aksi pengeroyokan warga berujung ke bentrokan dua kelompok warga di kota Kota Sorong, Papua Barat, Minggu (10/2), sekitar pukul 05.00 Wit, bertempat di jalan Viktori, KM 10, Kota Sorong, mengakibatkan empat rumah dibakar dan empat korban luka.

Aksi bentrok kedua kelompok warga bermula ketika, korban bernama kamaruddin Rumaf (28 tahun)dan istrinya Jumiati (29 Tahun) sedang melintas di jalan Viktori, kemudian sekolompok pemuda diduga dalam pengaruh minuman keras, menghampiri kedua korban.

Diduga ada salah paham antara korban dan pelaku dalam kedaan di[engaurhi minuman keras, sehingga pelaku mengeroyok korban bersama istrinya.      

Dalam aksi pengeroyokan di lakukan pelaku, dua korban sedang berada di lokasi kejadian mencoba menghalau aksi pengeroyokan tersebut, sehingga dua warga bernama abdul pakar Rukaf (22 Tahun) dan Irfan Ridwan (28 tahun, mengalami luka akibat sabetan benda tajam berupa parang panah diduga milik pelaku pengeroyokan.  

Tidak terima aksi pengeroyoka dilakukan pelaku, keluarga korban warga pun, melakukan aksi balasan dengan mendatangi lokasi pengeroyokan dan melakukan pembakaran rumah diduga milik pelaku pengeroyokan.

Akibat aksi pembakaran rumah mengakibatkan, tiga rumah panggung terbuat dari kayu ludes terbakar habis, serta sebuah rumah nyaris hangus dan hanya terbakar di bagian pintu.

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Hary Supriono, melalui rilisnya ke sejumlah awak media, mengatakan setelah Mendapatkan laporan adanya aksi bentrokan warga tersebut, aparat kepolisian dari Polresta Kota Sorong bersama mobil pemadam kebakaran, mendatangi lokasi pembakaran rumah dan melakukan pemadaman kobaran api, agar tidak menjalar ke rumah lainnya, samba melakukan pengamanan di lokasi agar tidak terjadi bentork susulan ke dua kelompok warga .

Untuk meredam aksi bentorkan kedua kelompok warga, apara kepolisian lalu mengundang tokoh masyarakat kedua belah pihak,  guna mencegah konflik kedua kelompok warga ini agar tidak meluas.

Selain melakukan pertemaun anatar kedua belah pihak yang terlibat bentrok, polisi pun lalu melakukan pencarian otak dari aksi pengeroyokan berujung ke bentrokan warga

Setelah dilakukan pengejaran terhadap otak pelaku aksi pengeroyokan berujungt ke bentrokan warga, polisi berhasil mengamankan pelaku bernama Hairul Toriga dan Enias Kawager, sedangkan dua rekan pelaku Melki Tupa, Piye Toriga masih dalam pengejaran aparat kepolisian dan termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sementara dalam pertemuak kedua tokoh masyarakay yang sedang bertikai, kedua tokoh masyarakat, sepakat untuk saling meredam massa, diman meminta agar para pelaku penganiaayaan menjadi akar masalah konflik segera ditangkap.

Selain itu polisi juga melakukan penyidikan terhadap kelompok warga, melakukan aksi pembakara rumah empat buah rumah milik warga, Saat ini situasi sudah mulai kondusif pasca terjadinya bentrokan warga.

Sedangkan empat korban luka akibat sabetan benda tajam berupa parang dan panah, kini menjalani perawatan medis di rumah sakit terdekat di kota Sorong.

Berita Terkait