Dua Penambang Illegal Berhasil Dicegat Satgas Pam Rahwan Yonif RK 762/VYS Kompi D

Oleh Redaksi

10 February 2019 07:01 2041 VIew

''Dua penambang Illegal berhasil dicegat anggota TNI dari Pos Wariori''

Manokwari arfaknews - Dua Warga Distrik Prafi Manokwari, Papua Barat, Jaky (25 tahun) dan Iwan (35 Tahun), hendak melakukan penambangan emas secara Illegal di Masirawi, kampung Wasegi, berhasil dicegat anggota Satgas Pam Rahwan TNI Yonif RK 762/VYS Kompi D,

Kedua penambang emas Illegal sempat di cegat ini, bukan kali pertama melakukan penambang emas secara illegal, namun mereka sudah berulang kali melakukan penambang secar Illegal.  

Hal itu di lontarkan Danki Satgas Pamrahwan Kipan D Yonif RK 762/YYS , Lettu inf Eko Yulianto, ketika di hubungi via ponsel, Minggu (10/2) mendapat informasi dari warga, ada sekelompok warga yang hendak melakukan penambangan emas illegal

Atas laporan warga prajurit TNI di Pos Wariori. Lalu melakukan patroli sekitar pukul 12.00 Wit, untuk memastikan informasi kedua warga yang hendak melakukan penambangan Illegal.

Namun dalam patroli dilakukan anggota Pos Wariori dipimpin Danpos Wariori, serda Taufik Iman, berhasil mendapati dua orang penambang emas  Illegal diduga hendak menuju ke lokasi tambang illegal, sedang membawa peralatan tambang yang di simpan dalam karung.

Anggota Tni pun melakukan patrol di jalur perlintasan untuk para penambang illegal menuju ke tempat tambang Masirawi tersebut,

Setelah menunggu beberapa jam di tempat ambus, anggota Pos wariori berhasil mendapati dan melakukan pencegahan terhadap dua orang penambang, akan mencoba untuk naik ke tempat lokasi tambang emas Masirawi.

Kedua penambang illegal ini pun langsung di cegat dan dilakukan introgasi dan  pemeriksaan barang bawaannya.

Dari hasil interogasi dilakukan, alasan kedua penambang hendak melakukan penambangan secara illegal,lantaran faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Setelah melakukan intorgasi dan pemeriksaan barang bawaan, anggota pos wariori lalu memberikan peringatan dan mengamankan barang bawaan penambang, hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera, untuk tidak mengulangi perbuatan lagi.

Selain mencatat identitas keduanya barang bawaan penambang Illegal, berupa 1 Karung berisi bahan sembako dan 1 karung berisi gen 35 liter berisi BBM ( Bensin ) diamnakan di Pos Wariori.

Usai mendapat penjelasan, ke dua penambang tersebut berjanji untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya, hal ini di karenakan untuk tempat penambang tersebut belum mendapat kan izin resmi dalam pengelolaannya dan selanjutnya keduanya di perbolehkan untuk pulang ke rumahnya. Ujar Eko.

Berita Terkait