Tiga Prajurit TNI Gugur Dalam Kontak Senjata di Nduga Papua

Oleh Redaksi

07 March 2019 07:01 850 VIew

''Prajurit TNI sedang melakukan operasi''

Papua Arfaknews - Tiga Prajurit TNI tergabung dalam Satgas Naggala, Kamis (7/3) sekitar pukul 12.20 WIT, gugur setelah terlibat Kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Distrik Mbua, Nduga, Papua.

Prajurit gugur usai kontak senjata dengan KKSB  masing-masing, Serda Mirwariyadin asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Serda Yusdin asal Palopo Sulawesi Selatan dan Serda Siswanto Bayu Aji, asal Grobokan Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan di terima redaksi arfaknews, kontak senjata terjadi ketika petugas piket Makodim 1702 Jayawijaya, telah mendapat informasi dari Pos Distrik Mbua, terkait adanya kontak tembak antara Tim Satgas Nanggala 19 dengan kelompok KKSB Nduga.

Satu Unit Tim Satgas Nanggala telah dikepung oleh 50 KKSB, hingga menyebabkan tiga personil dari Satgas Nanggala gugur dalam kontak tembak tersebut.

Dalam kontak senjata, 25 prajurit TNI yang bertahan di pos Satgas Nainggala mampu memukul mundur 50 anggota KKSB yang melakukan penyerangan di Pos penjagaan.

Sementara Para korban yang gugur dalam kontak senjata, telah dievakuasi menggunakan helikopter ke RSUD Timika, Papua. Nantinya jasad ke tiga prajurit TNI ini akan diterbangkan ke daerah asal mereka.

Berita Terkait