Sopir Mobil Diringkus di Pasar Usai Transaksi Sabu

Oleh Redaksi

08 March 2019 07:01 212 VIew

''Gambar Illustrasi proses penangkapan sopir mobil''

Manokwari arfaknews – Tim Opsnal II Resnarkoba Polda Papua Barat, berhasil meringkus salah sorang sopir mobil berinisial R (32 tahun), Rabu (06/3), sekitar pukul 11.00 Wit, di pasar Warmare, distrik warmare, Manokwari, usai melakukan transaksi narkoba jenis Sabu.

Dalam pengakapan R, polisi menemukan barang bukti, 10 paket sabu dalam plastik kecil dengan berat kurang lebih 2.5 gram, serta mengamnkan Heandphone Nokia warna Hitam di duga milik pelaku yang digunakan untuk bertransaksi narkoba..

Penangkapan terhadap R, bermula ketika Jumat (1/3), Tim II opsnal Dit Narkoba Polda Polda Barat, mendapat informasi bahwa tersangka akan mengedarkan Narkoba jenis sabu dikalangan para sopir.

Dari informasi tersebut,  polisi lalu melakukan langkah atau tindakan penyelidikan untuk memastikan kebenaran peredaran Narkoba diedarkan tersangka.

Untuk menindak lanjut informasi tersebut, tim opsnal lalu melakukan pemantauan gerak gerik kegiatan dan aktifitas sehari-hari dilakukan tersangka atau temennya yang diduga kuat sebagai pasien  atau pembeli sabu.

Pada Rabu (6/3), sekitar pukul 09.00 WIT, tersangka akan bertansaksi Narkoba jenis shabu di sekitar Wosi Manokwari, atas informasi tersebut tim mendekati sasaran dan benar menemukan bungkusan sedang berisikan sabu, lalu menanyakan pemilik mobil melakukan transaksi ke cepu, dimana cepu mengatakan sabu tersebut milik tersangka R.

Polisi pun lalu melakukan pengejaran langsung terhadap tersangka, dimana polisi menemukan tersangka di pasar Warmare, lalu polisi pun melakukan penangkapan terhadap Tersangka R dan selanjutnya melakukan interogasi

Dalam introgasi, tersangka mengakui narkoba yang diedarkan itu, benar miliknya, sehingga dari hasil interogasi lainnya, tersangka mengatakan masih ada 15( lima belas )paket disimpan dirumahnya, tim pun langsung bergerak menuju rumah tersangka, namun 15 paket sabu yang disimpan tersangka, telah dibakar istrinya dan hasil pembakaran sabu dibuang istri pelaku di got air , setelah mendaptkan informasi jika suaminya diringkus karna narkoba.

Sementara dari pengakuan tersangka R, sabu tersebut diperoleh dari rekannya berinsial I yang tinggal di Ransiki, tim opsnal Dit Resnarkoba Polda Papua Barat pun lalu bergerak ke Ransiki, Manokwari Selatan, untuk menangkap I sebab informasinya I akan menyerahkan 45 paket sabu.

Polisi pun lalu mencari keberadaan I di Ransiki, Manokwari Selatan, namun penangkapan I diduga telah bocor, dimana I sudah kabur setelah mendapatkan informasi jika R telah ditangkap polisi karna sabu.

Belum ditangkapnya I, diduga ada yang memberitahukan kebocorna ini, sehingga polisi pun lalu mengejar orang yang telah membocorkan proses penangkapan tersebut, ujar Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, melalui rilisnya pada sejumlah awak media. Kamis (7/3).

 

Berita Terkait