Usia Remaja Paling Rentang Terjerat Seks Bebas Dan Narkoba

Oleh Jams Aisoki

10 March 2019 07:01 1470 VIew

''Siswa dan siswi SMA Vilanova dan para mahasiswa Unipa''

Manokwari arfaknews.com - Melakukan Pengabdian terhadap masyarakat, agar memberikan pemahaman pada ana remaja, dimana usia remaja paleing tentang terjerat seks bebas dan narkoba, sehingga Jurusan Antropologi Unipa, melakukan kegiatan sosialisasi perilaku berpacaran remaja beresiko dan citra tubuh positif pada para siswa.

Hal ini dilakukan Antropilogi Unipa, terhadap Siswa dan Siswi SMA Villanova Susweni Manokwari, kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk membentuk generasi muda  sehat dan bertanggungjawab, baik secara sosial maupun secara biologis, pasalnya banyak remaja diusia dini melakukan praktik seks bebes, narkoba dan perilaku penyimpangan sosial.

Ketua Jurusan Program Studi Antropologi Universitas Papua, Rina Kurana Awom, menerangkan Sosialisasi ini merupakan salah bentuk pengabdian dari Universitas Papua pada Masyarakat, dimana Sosialisasi ini juga merupakan bagian dari pengabdian pada Masyarakat dalam memberikan Penyadaran dan pemberdayaan

Penyadaran dilakukan dengan melihat fenomena sosial di Masyarakat, dimana perilaku remaja saat ini sudah mengarah pada penyimpangan sosial, berupa adanya seks bebas, Narkoba dan sebagainya, maka kegiatan dilakukan ini bertujuan untuk penyadaran, kata Rina

Sasaran dilakukan ke anak sekolah, karena anak sekolah di usia remaja ini, gejolak dan perkembangan sosial psykologi mereka sangat rentang, jika tidak diawasi dan didampingi, baik melalui pendampingan orang tua, guru maupun pihak teknis lainnya sangat rentang terhadap resiko penyimpangan.

Dikatakan, Pacaran adalah sesuatu yang wajar, namun resiko dihadapi harus diperhatikan, ketika cara berpacaran itu sudah tidak sehat, sedangkan target dari sosialisasi dilakukan, untuk membentuk generasi muda kedepan yang sehat dan bertanggungjawab, baik secara sosial maupun secara biologis, ungkapnya.

Untuk itu, Pihak Lembaga Pendidikan tinggi, khususnya Jurusan Antropologi, merasa terpanggil untuk melakukan Sosialisasi ini sebagai bentuk upaya penyadaran dengan memberikan informasi yang benar dan bertanggungjawab serta sehat kepada generasi muda, agar perilaku menyimpang memang sudah dilakukan sehingga nantinya ada perubahan.

Kedepan pihaknya akan melakukan sosialisasi dibeberapa SMA lagi, diman sosialisasi nantinya berdasrkan sebuah survei secara khusus di kalangan remaja tekait persepsi mereka tentang pacaran, tentang seks bebas dan Narkoba". ujarnya.

Berita Terkait