Deputi V KSP, Lakukan Evaluasi di Masa Bakal Berakhirnya Otsus 2021

Oleh Jams Aisoki

15 March 2019 07:01 285 VIew

''Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Jaleswari Pramodhawardani''

Manokwari arfaknews.com - Jelang berakhirnya implentasi Otonomi khusus pada 2021 mendatang, berdasarakan UU nomor 21 Tahun 2001 bagi Provinsi Papua, Deputi V kantor kepresidenan menerangkan akan dievalusi menyosong berkhirnya outsus tersebut.

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia, Jaleswari Pramodhawardani, Selasa, (12/3) menerangkan saat ini pemerintah pusat sudah menyadari akan berakhirnya otsus, sehingga telah dipersiapkan langkah-langkah selanjutnya untuk evaluasi.

Kami menyadari di Kemendagri maupun KSP itu, sudah mulai melakukan kira-kira evaluasi otsus 21 akan berakhir ini seperti apa nantinya.

Otsus memang berakhir tahun 2021, sangat penting untuk melakukan evaluasinya, tetapi dari Kemendagri sudah jelas bahwa anggaran Otsus akan terus berlangsung, akan terus dilangsungkan. Tidak ristop, tidak berhenti, tetapi masalahnya substansi dari Otsus sendiri,

Banyak masukan dari Papua dan Papua Barat, baik dari segi regulasinya dan implementasinya, apakah otsus ini sudah tepat sasaran dan lain-lain itu juga perlu dibicarakan..

Selanjutnya kata Jaleswari ", Saya rasa bukan ditingkat pusat saja yang melakukan evaluasinya, tapi kalau di pemerintah daerah juga memiliki masukan-masukan evaluasi, silakan saja,  kami terbuka untuk mendapat masukan". Tuturnya

Dijelaskan, pihaknya telah berkordinasi dengan Kementerian terkait guna menyiapkan langkah-langkah strategis dalam melakukan evalusi Otsus, Proses-proses evaluasinya sudah mulai berjalan, tentu tidak bisa mendadak langsung dibicarakan di tahun 2021, sudah mulai menyaiapkan bahannya, sudah mulai mendiskusikan dengan Kementerian terkait, terutam kementerian dalam Negeri,  sehingga menjadi perhatian kami semua, agar hal-hal yang dilakukan di Papua dan Papua Barat itu seperti yang dikatakan  Presiden Jokowi,  akan semakin baik". Jelasnya

Berita Terkait