Polres Manokwari Cek Personil Sebelum Diterjunkan Ke 1.096 TPS di Empat Kabupaten

Oleh Redaksi

06 April 2019 00:10 1750 VIew

''Personil anggota Polres Manokwari melakukan apel''

Manokwari arfaknews - Sebelum diterjunkan ke 1.096 TPS  tersebar di empat kabupten dalam wilayah Polres Manokwari, yakni Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak dan Tambrauw, dilakukan pengecekan personil berlangsung di aula Mapolres Manokwari, terletak di Sowi Gunung, Jumat (5/4).

Untuk mengamankan sebanyak 1.096 TPS, personil yang di siapkan dalam pengamanan TPS di empat kabupaten berjumlah  519 personil.

Jumlah personil dalam pengamanan TPS tidak mencukupi, sehingga Polres Manokwari meminta Personil  ke Polda Papua Barat guna mencukupi personil  di inginkan, sehingga mendapatkan personil sebanyak 200 anggota polisi, membuat jumlah personil pengamanan TPS berjumlah 719 personil.

Sebanyak 719 personil ini pun belum mencukupi untuk mengawal  sebanyak 1.096 TPS di empat kabupaten, sehingga Polres Manokwari mengambil siasat membagi kategori pengamanan TPS menjadi tiga tingkatan,  yakni  tingkat rawan, rawan sedang dan rawan ringan.

Untuk TPS  tingkatannya rawan ringan, satu personil polisi menjaga tiga sampai empat TPS, sedangkan dianggap rawan, satu TPS di jaga satu hingga dua personil polisi.

Sementara satu personil polisi terpaksa lebih dulu bertolak ke distrik  kasi di kabupaten Tambrauw, menggunakan helicopter, lantaran lokasi sangat sulit di jangkau menggunakan jalur darat dan mengamankan tiga TPS di sana, dimana personil lainnya akan bergeser tiga hari sebelum pencoblosan digelar.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, dalam arahanya ke sejumlah personil bahwa dalam pengaman Pilpres dan Pileg, personil untuk polres manokwari berjumlah 378 personil ditambah  BKO dari Polda Papua Barat sebanyak 196 personil dan BKO Brimob Polda Papua Barat sebanyak 70 personil.

Untuk personil Brimob  sendiri, standby di empat kabupetn guna menjaga keamanan, sedangkan di Manokwari sendiri di siapkan satu SST Brimob.

Kapolres mengingatkan personilnya dalam mejalankan tugas pengamanan TPS, untuk tidak masuk ke dalam TPS, kecuali di minta petugas KPPS, serta meminta personilnya untuk menjaga Netralitas dan profesionalisme Polri dalam pengamanan pileg dan pilpres, serta tetap menjaga keamanan warga dalam menggunakan hak suaranya, ungkapnya.


Berita Terkait