Frans J.P Kareth, Terjun ke Dunia Politik Inginkan Perubahan di Manokwari

Oleh Redaksi

08 April 2019 07:01 537 VIew

''Frans Jakob Petrus Kareth, Politisi Partai Demokrat''

Manokwari arfaknews.com - Sebagai salah satu figur muda energik dan bersemangat dalam upaya membangun Daerah, Pria Kelahiran Wasior 1980 ini terjun kedunia politik guna merubah wajah kota Manokwari dijuluki sebagai Kota Peradaban orang Papua.

Frans Jakob Petrus Kareth, merupakan anak Kandung dari pasangan Obaja Kareth dan Yakoba Youwe. Pada usia tiga Tahun, Ayahnya Pindah tugas dari Kecamatan Wasior ke Manokwari pada tahun 1983, sehingga Franspun harus meninggalkan Negeri Kelahirannya dan berhijra bersama orang tuanya kala itu.

Pada 1986 Frans menduduki Kursi Sekolah Dasar di SD Negeri 02 Sanggeng Manokwari. Sejak SD Frans telah menunjukan cita-cita sebagai seorang politisi berkat kunjungan Bupati Manokwari Kala itu ke SD Negeri Sanggeng, telah menginspirasikan Frans untuk lahir sebagai seorang Politisi di Kemudiaan hari.

Untuk mewujudkan cita-cita itu, Frans memilih masuk Universitas Ottow Geisler Jayapura (sebelumnya STIE Ottow Geisler Jayapura) pada tahun 1999 guna menempah pengetahun Bisnis dan Manajemen Ekonomi, pada Tahun 2003, Frans Lulus Sarjana di program Studi Manajemen Perusahan dengan predikat terbaik.

Tahun 2006, Frans mendirikan PT. Cendrawasih Emas Konstruksi, bergerak di bidang Komputer dan Teknologi Informasi, guna membantu masyarakat Manokwari kala itu masih kaku terhadap Dunia Komputer. Di tahun sama Franspun menjadi salah satu staf pengajar di sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Maesa Manokwari.

Berkat ilmu dan pengalamannya itu, Frans bersinergi dengan Drs.Nataliel Mandacan dan Drs. Bernad Boneftar, mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Managemen Informatika  Kreatindo guna menjadikan Manokwari sebagai kota Pendidikan.

Kini diusianya yang ke 39 Tahun, dengan Segudang Pengetahuan dan Pengalamannya, Frans bertekad terjun ke Dunia Politik mengejar cita-citanya dalam mewujudkan Kabupaten Manokwari yang maju dan sejahtera.

Dalam kesehariannya sebagai seorang Ekonom, Frans merasa banyak kejanggalan dalam pembangunan sehingga untuk merubah wajah kota Manokwari, dirinya harus terjun ke dunia politik menjadi kader Partai agar dapat mengawal pembangunan dalam kapasitasnya sebagai seorang politisi di Daerah. Dedikasi dan Komitmennya semakin bersinar dalam dunia politik, hingga mengantarkan Frans menjadi salah satu pengurus di DPC Partai Demokrat Kabupaten Manokwari.

Sebagai Seorang Politisi yang berbesik Ekonomi, Dirinya merasa pembangunan di Kabupaten Manokwari, belum sesuai dengan harapan Masyarakat, pada suatu ketika saat berdiskusi, Frans pernah mengusulakan agar ada sebuah kebijakan khusus yang dibuat oleh Pemerintah Daerah untuk memantau harga di Pasaran agar menekan laju pertumbuhan inflasi di Daerah.

Ia (Frans) berkomitmen, ketika duduk di DPR Nanti, akan bersama-sama dengan Pemerintah menyusun peraturan Daerah untuk mengendalikan harga-harga yang tidak terkendali di Pasaran Manokwari.

Di sisi lain, Frans melihat Otsus sebagai sebuah harapan dalam mensejehterakan Masyarakat Papua. Ia berkeyakinan, jika otsus dikelola dengan baik, akan memberikan dampak positif bagi pembagunan di daerah. Seperti, Halnya memberikan subsidi yang sedikit besar  ke rumah sakit, ke sekolah-sekolah dan perumahan Masyarakat, sehingga masyarakat dapat memperoleh Fasilitas pelayanan umum secara Gratis.

Bagi Frans, dengan Layanan sosial yang baik,  akan meningkatkan roda Perputuran ekonomi di daerah, akan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupetan Manokwari Ibu Kota Manokwari.

Ia menginginkan, agar Kota Manokwari sebagai lokomotif (icon)  pembangunan di Papua Barat sebagai Kabupaten yang aman, nyaman, maju dan sejehtera, terangnya.

Berita Terkait