MRP Kritisi Pemberian Hibah Ke Polda PB dan Kodam XVIII / Kasuari

Oleh Jams Aisoki

08 April 2019 07:01 1731 VIew

''Wakil Ketua Pokja Agama MRP Papua Barat, Edi Claus Kirihio''

Manokwari arfaknews.com - Majelis Rakyat Papua mengkritisi pemberiaan anggaran Hibah ke Polda dan Pangdam XIII Kasuari Papua Barat, pasalnya Anggran tersebut harusnya memprioritas Aspek Pendidikan, Kesehatan dan hal lain guna mensejahterakan Rakyat Papua.

Ia sedikit mengkritisi pemerintah daerah, apa artinya menghibahkan anggaran begitu besar ke Polda dan Kodam XVIII Kasuar, untuk apa anggaran sebesar itu, tegasnya.

Hal itu dilontarkan Wakil Ketua Pokja Agama MRP Papua Barat, Edy Claus Kirihio, saat di temui awak media, Senin (8/4), menerangkan Kalau hari anggaran sebesar itu di hibahkan ke dunia Pendidikan, sebab tujuan otsus itu, mengangkat Manusia Papua dari sisi pendidikan, Kesehatan dan aspek-aspek lainnya.

Namun Tapi hari ini terjadi, justru Pemerintah daerah lebih fokus memberikan hibah ke Polda dan ke Kodam XVIII Kasuari.

Ia tidak setuju adanya hal tersebut, sebab perlu di telusuri berasal dari mana sumber anggaran itu, apakah berasal dari otsus atau APBD. dilihat dari APBD atau Otsus, sebenarnya Gubernur miliki kewenangan untuk mengarahkan anggaran tersebut, agar rakyat Papua bisa merasakan kesejahteraan".

Dirinya pun sangat tidak setuju dengan penganggaran begitu besar kepada Polda Papua Barat maupun ke Kodam XVIII Kasuari, karena selama ini otsus hadir di tanah Papua adalah akibat dari aspirasi masyarakat, karena itulah orang Papua minta Merdeka sehingga Otsus hadir, Jadi pemerintah harus fokus untuk lihat itu, secara kelembagaan dirnya tidak menyukai.

Dikatakan apa yang disampikan, lantaran dirinya berbicara atas kapasitasnya sebagai Majelis Rakyat Papua berdasasarkan hak imunitas anggota MRP Papua Barat, Jelasnya

Hari ini dapat di lihat, pemerintah lebih mengarahkan anggaran hibah cukup besar ke Polda maupun ke Kodam, padahal kedua lembaga ini punya porsi anggaran ada dalam APBN begitu besar, Oleh karena itu, dirinya lebih fokus mengarahkan sebagian anggaran Besar ke Dunia Pendidikan. Jelasnya

Berita Terkait