Tabrak Lari Berbuntut Aksi Pemalangan Jalan

Oleh Charles Maniani

14 April 2019 07:01 1420 VIew

''Aksi pemalangan jalan dilakukan keluarga korban tabrak lari''

Manokwari arfak news – Keluarga korban tabrak lari kesal, mengakibatkan korban bernama Epinus Komba, berstatus sebagai mahasiswa, tewas tertabrak kendaraan diduga mobil saat mengendarai motor, lantaran pelaku tabrakan lari belum juga di bekuk, kekesalan itulah dilampiaskan keluarga korban dengan melakukan aksi pemalangan jalan Gunung Salju, Minggu (14/4).

Aksi pemalangan jalan dilakukan keluarga korban, sejak pukul 05.00 Wit pagi tadi, mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas di jalan tersebut, terpaksa mencari jalan alternatif.

keluarga korban melakukan aksi pemalangan, mendesak aparat kepolisian dari polres Manokwari segera menangkap pelaku penabrak korban, jika hal ini belum dipenuhi maka pemalangan tetap berlanjut, hingga pelaku ditemukan serta identitas pelaku itu sendiri.

Selain itu keluarga korban tidak menerima perwakilan aparat Kepolisian selain Kapolres Manokwari datang bertatap muka langsung dengan keluarga korban dalam penyelesaian kasus tabrak lari, ujar salah satu keluarga korban.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi didamping Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Tatak Heru, lalu melakukan tatap muka dengan keluarga korban serta pemberian santunan asuransi kecelakaan lalulintas, serta berupaya maksimal mengungkap siap pelaku tabrak lari tersebut, kata Tatak ketika di konfirmasi melalui ponsel.

Usai melakukan negoisasi dengan pihak keluarga korban lalu mempersilahkan aparat kepolisian membersihkan jalan yang dipalang keluarga korban, dimana pemalangan dilakukan korban menggunakan kayu balok serta menebang sejumlah ranting pohon.

Dari keterangan pihaknya di lapangan, usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban saat itu sedang mengendarai motor, namun tiba tiba sebuah kendaraan menabraknya, sehingga korban terjatuh dari motor, sedangkan diduga pelaku tabrakan kabur setelah mengetahui korban terjatuh,

Korban lalu ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Manokwari guna mendapatkan perawatan medis, namun nayawa korban tidak dapat tertolong lagi, sehingga korban dibawa dan disemayamkan di rumah duka.

Berita Terkait