Seorang Anak 10 Tahun Dinyatakan Hilang Terseret Arus Sungai

Oleh Redaksi

21 April 2019 07:01 355 VIew

''Basarnas sedang melakukan upaya pencarian korban terseret arus sungai''

Manokwari Selatan arfaknews - Seorang anak 10 tahun, bernama Pandi Mandacan, Kampung Susmuruf, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan, dinyatakan pihak keluarga hilang terseret arus sungai Susmuru

Pandi Mandacan, anak 10 tahun ini, merupakan anak dari pasangan suami istri, Marinus Mandacan dan Elsa Mandacan, menyatakan anaknya hilang saat sedang mandi di sungai bersama dengan kakaknya, usai pulang sekolah.

Disaat korban sedang mandi di sungai, tiba tiba air sungai meluap akibat hujan deras di hulu, sehingga korban diduga terseret arus sungai. sedangkan kakaknya saat bersama korban, selamat dari derasnya air sungai saat itu

Hilanganya korban tersert arus, membuat sejumlah warga Kampung Susmuruf, lalu melakukan pencarian ke pinggir sungai, namun upaya pencarian dilakukan hanya sebentar lantaran hujan deras, namun pencarian itu tidak membuahkan hasil, sehingga hilanganya korban lalu dilaporkan ke parat kepolisian dan Basarnas .

Basrnas dibantu aparat dari kepolisian,dibantu  warga kampung dan anggota TNI, lalu melakukan pencarian di hari kedua di lakukan tim gabungan, namunbelum juga membuahkan hasil, menemukan korbnya.

Pencarian akan dilakukan kembali, Minggu (21/4) pagi dengan memperluas titik area pencarian, berupamenulusuri aliran sungai hingga ke hilir sepanjang tujuh kilometer melewati tebing  serta hutan sepanjang aliran sungai, namun pencarian dilakukan ini juga belum membuahkan hasil.

Kendala dialami tim gabungan dalam melakukan proses pencarian korban, dimana arus sungai Susmuruf begitu deras serta  banyaknya bebatuan sepanjang aliran sungai, sehingga menyulitkan tim gabungan melakukan proses pencarain, seperti dilakukan tim gabunagan untuk menyebrangi sungai dalam proses pencaraian sanagt sulit.

Tim gabungan terus berupaya melakukan pencaraian di sepanjang aliran sungai Susmuruf, hingga korban terseret arus sungai dapat ditemukan dengan selamat. Ujar Kepala Basarnas Manokwari, George Leo Mercy Randang, ketika dihubungi via ponsel.

Berita Terkait