Pergantian Kapolda Papua Barat, Gubernur Kecewa Dengan Kapolri

Oleh Jams Aisoki

02 May 2019 23:07 2872 VIew

''Sertijab Kapolda Papua Barat lama ke kapolda Papua Barat baru''

Manokwari arfaknews.com - Gubrnur Papua Barat, Dominggus Mandacan, ketika menerima informasi 26 April 2019 lalu,  terkait Surat Perintah (Sprint) pergantian Kapolda Papua Barat telah dikelurkan Kapolri,

Setelah Sprintnya sudah keluar, dirinya baru mendapatkan informasi, lantaran Kapolri langsung melakukan komunikasi dengannya via Ponsel, Kata Dominggus

Dirinya punya harapan besar, anak Papua bisa jadi Kapolda Papua Barat, hal itu disampaikan sesuai janji Kapolri padanya, bahwa suatu saat anak Papua akan ditempatkan di Papua Barat.

Kapolri  memberikan informasi 26 April 2019, setelah Sprintnya sudah keluar, bahwa Kapolda Papua Barat akan ditarik dan ditempatkan ke Papua, kemudian Kapolda baru nantinya akan masuk ke Papua Barat".

Dalam komunikasi itu, Kapolri sendiri pernah menjanjikan usai kapolda yang di pimpin Brigjend Pol Alberth Rodja, nanti Orang Papua bakal jadi Kapolda di Papua Barat, tapi hal itu tidak demikian, ungkapnya.

Sebelumnya pernah menyampikan saran atau pendapat ke Kapolri berdasarkan janjinya, setelah kapolda papau barat ditarik, Kapolri  akan menaruh anak Papua, namun kenyataannya lain setelah sprint sudah turun untuk jabatan Kapolda Papua Barat yang baru dan akhirnya didukungnya.

Diterangkan janji kapolri akan menemptakan mantan Wakpolda Papua Barat,  Brigjen Pol Petrus Waine,usai  Brogjen Pol Alberth Rodja, maka jabatan Kapolda Papua Barat akan akan diberikan ke Brigjen Pol Petrus Waine, tapi tidak demikian, sebab kewenangan itu ada ditangan Kapolri, ketika sudah putuskan sesuai kewenangannya.

Rasa Kecawa terasa ada, namun kewenangan tidak ada ditangannya, apa yang menjadi putusaan Kapolri itu, merupakan kewenangannya dan sprintnya sudah keluar dan hari ini juga kapolda Papua barat yang baru sudah dilantik, ungkapnya.

Sebagai pemerintah, tetap mendukung  hadirnya kapolda Papua barat yang Baru danakan ada sertijab di Manokwari 7 Mei 2019 akan datang.

Diharapkan semoga Kapolda Papua Barat yang baru ini, minimal dapat menjalankan tugas seperti kapolda lama yang ditarik ke Polda Papua, harapannya  hubungan pemerintah dan aparat kepolisian lebih ditingkatkan terutama kordinasi antara pemerintah daerah, guna menjaga stabilitas kemanan di daerah Papua Barat. Pintanya.

Dirinya mengajak masyarakat Papua Barat, untuk mendukung Kapolda Baru ditempatkan di Papua Barat, diharapkan pula agar meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah, terutama menjaga stabilitas keamanan di Papua Barat dan penegakan hukum di Daerah". Tuturnya.


Berita Terkait