Enam Pelaku Bom Ikan di Laut Diringkus Polairud

Oleh Redaksi

14 May 2019 07:01 189 VIew

''Pelaku penegboman ikan yang diamankan Polisi''

Raja ampat arfaknews – Anggota Polairud Polres Raja Ampat , berhasil meringkus enam pelaku Bom ikan di wilayah perairan Pam (Pulau Bambu), Distrik Waigeo Barat, kepulauan Raja Ampat dengan titik kordinat ; 0'45'''58"'S-129'47"17"'E.

Penangkapan terhadap enam pelaku pengeboman ikan ini, bermula sabtu (11/5) 2019, sekitar pukul 14.52 Wit, dimana team lidik menemukan kru dari perahu longboat sedang menyelam untuk mengambil hasil bom ikan

Saat didekati untuk proses pelidikan, petugas kepolisian menggunakan perahu boat team lidik, perahu yg diduga melakukan pengeboman langsung kabur melarikan diri, namun berhasil dikejar dan tertangkap bersama pelakunya,

Sementara salah satu pelaku pengeboman ikan berhasil melarikan diri dengan cara lompat dari perahu, lalu berenang ke tepian, kemudian masuk kedalam hutan, saat itu juga polisi masih terus melakukan proses pengejaran.

Nama-nama Kru pelaku bom ikan berhasil diamankan polisi, berinisial LM, LT, H, H, FR dan M, dimana ke enam pelaku ini diduga telah melakukan tindak pidanna penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (Handak).

Selain itu Polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku melakukan pengeboman ikan di laut, satu buah Perahu Longboat kayu, warna abu-abu merah, tiga Unit Mesin yamaha  enduro 15 PK, satu buah Kompresor merk SHARK warna orange, 19  Buah sumbu bom ikan, 312  Ikan Bubara Hasil Bom, tiga buah tangki minyak 25 liter, warna merah, tiga buah selang minyak ukuran ± 3 meter, satu buah senter warna kuning merk Toshiba.

Atas perbuatan ke enam pelaku di jerat pasal 84 (1) jo  pasal 8 ayat 1 UU nomor 45 tahun 2008 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 2004. kata Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, Minggu (12/5), melalui rilisnya ke sejumlah awak media.

Berita Terkait