Kecewa Tak Ketemu Gubernur, Pendemo Menginap di Kantor DPR PB

Oleh Jams Aisoki

14 May 2019 07:01 980 VIew

''Pendemo yang menyampaikan aspirasinya di depan kantor DPR dan MRP Papua Barat ''

Manokwari arfaknews.com – para pengunjuk rasa yang terakomodir dalam Parlemen Jalanan, Kualisi Caleg dan Pemuda Mahasiswa, menutut Hak Politik Orang asli Papua, terpaksa menginap di Kantor DPR Papua Barat, di jalan Siliwangi, Manokwari,  lantaran tidak ketemu dengan Gubernur Papua Barat.

Penanggung Jawab Aksi, Obeth Ayok meminta masa aksi tetap tenang ditempat dan menunggu hingga esok hari agar secara langsung menyampaikan aspirasi rakyat Papua kepada Gubernur.  Bebernya.

Ketua MRP Papua Barat, Maxsi N. Ahoren, saat menemui Masa aksi, menerangkan saat ini dirinya berkomunikasi dengan Gubernur soal tuntutan masa aksi, dalam jawaban Gubernur Menerangkan, akan bertemu pada keesokan harinya, (14/5),  sehingga di sepakat esok hari barulah kita bertemu Gubernur". Kata Maxi, (13/5).

Masa aksi sempat kecewa dan akhirnya diarahkah oleh Ketua Parlemen Jalanan, Ronal Mambieuw untuk menduduki  halaman Kantor DPRD Papua Barat agar dapat bertemu dengan Gubernur pada keesokan harinya.

Anggota DPR Papua Barat, Jhon Dimara, meminta Masa aksi yang menuntut untuk menduduki Halaman Kantor DPRD Papua Barat agar tetap menjaga Keamanan hingga hingga esok hari.

DPR adalah rumah rumah rakyat. dirinya sudah berkomunikasi dengan Ketua DPR agar hal-hal mengenai makan dan minim masa akan disiapkan oleh Sekwan DPR Papua Barat. 

Di ingatkan agar aksi massa ini untuk tetap menjaga keamanan dan tidak diperkenankan menkonsumsi minuman keras, agar bersama-sama menjaga Keamanan kita bersama. tuturnya.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, menerangkan pihaknya berterima kasih pada masa aksi yang telah menyampaikan aspirasi secara aman dan damai.

Kita tetap akan mengadakan pengawalan, pengamanan sampai besok pagi. Personil yang kita turunkan, Brimob sebanyak 1 SSK,  dan Polres ada 1 SSK. Bebernya

Kapolres minta kepada masyarakat di Manokwari, agar mari bersama-sama menjaga kemanana. Sudah jelas dalam pesta Demokrasi, pasti ada menang ada yang kalah. tuturnya.

Berita Terkait