Buntut Korban Tewas Dianiaya, Jalan Poros Warmare di Palang

Oleh Redaksi

23 June 2019 07:01 434 VIew

''Bentuk aksi Pemalangan jalan dilakukan warga di Warmare''

Manokwari arfaknews -  Para pengguna jalan yang hendak menuju ke Kota Manokwari maupun sebalikanya menuju ke SP, tertahan di Distrik warmare, Manokwari, lantaran warga melakukan aksi pemalangan jalan menggunakan kayu dan batu, Minggu (23/6), sekitar pukul 19.00 Wit.

Puluhan pengendara pun tidak mampu menerobos pemelangan jalan lantaran adanya tumpukan balok kayu dan batu diletakkan warga, sehingga para pengendara pun tertahan dan menunggu pihak keamanan untuk membuk akses jalan tersebut.

Akibat aksi pemalangan jalan dilakukan warga ini, ruas jalan Warmare lumpuh total, sehingga menimbulkan kemacetan mencapai 1-3 kilo meter.

berdasarkan informasi diterima, aksi pemalangan di lakukan warga dilatar belakangi akibat meninggalnya salah seorang warga Kampung Uncem, Distrik Warmare, Manokwari, Papua Barat, bernama Yulius Sayori, tewas dianiaya rekannya menggunakan senjata tajam, Minggu (23/6) 2019, sekitar Pukul 17.30 Wit.

Diduga keluarga korban tidak terima atas meninggalnya korban penganiayaan, sehingga melakukan aksi protes hingga berbuntut dengan melakukan pemalangan jalan.

keluarga korban pun lalu berbondong-bondong mendatangi Polsek Warmare, mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembunuhan.

Setelah mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian, keluarga korban pun lalu membuka akses jalan sekitar pukul 22.55 wit, setelah sejumlah aparat kepolisian dari polsek warmare di bantu anggota TNI AD dari koramil Warmare untuk membuka palang, sehingga aktivitas pengguna jalan yang sempat tertahan sekitar kurang lebih 4-5 jam kini kembali normal.

Berita Terkait