Dump Truck Proyek Terperosot ke Jurang, Dua Pekerja Tewas dan Satu Kritis

Oleh Redaksi

05 July 2019 07:01 2722 VIew

''Kondisi Dump Truck usai kecelakaan''

Kaimana arfaknews – Sebuah dump truck proyek warna putih, milik PT BPU, terlekat di KM 13 Kampung Wetuf, Distrik Arguni, Kabupaten Kaimana, Rabu (3/7) sekitar pukul 16.00 Wit, terperosot masuk kedalam Jurang, mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia di lokasi kecelakaan maut dan satu pekerja dalam keadaan kritis.

Adapun dua Korban tewas di lokasi kecelakaan maut bernama Agus Yulianto (27 Tahun), bertindak sebagai Sopir dan Ahmad Tri Cahyono (20 Tahun) Pekerjaan proyek bertindak sebagai penumpang, sedangkan satu korban bernama Emos Baronama (29 Tahun) karyawan dan bertindak sevbagi penumang dalam keadaan kritis dan di rawat di RSUD Kaiman untuk mendapatkan perawatan medis

Dari keterangan saksi Slamet Arianto di lokasi kecelakaan maut mengatakan saat itu saksi sedang mencari excavator (alat berat) untuk menarik truck dibawanya, namun tidak lama kemudian dump truck dikemudikan Agus Yulianto bersama dua penumpangnya yakni Ahmad Tri Cahyono dan Emos Baronama melewatinya dengan kecepatan penuh sambil memuat material tanah untuk timbunan pembuatan proyek pekejaan jalan milik PT. BPU Kaimana,

Mobil dump Truck di kemudikan korban tersebut menuruni gunung lalu mengalami hilang kendali, sehingga mobil tersebut terperosok ke dalam jurang hingga menabrak tanah timbunan, dimana dua pekerja trewas di lokasi kecalkaan serta satu korban selamat dari maut namun dalam keadaan klritis.

Sementara korban laka maut yang selamatn ini, lalu di evakuasi ke Puskesmas Distrik Arguni, namun keterbatasan sarana dan kurangnya tenaga medis, sehingga korban kecelakaan maut ini di evakuasi ke RSUD Kaimana menggunakan Speed Boat perusahaan 

Sedangkan dua korban tewas turut di evakuasi ke Kampung Tanggaromi untuk di bawa ke RSUD Kaimana, untuk di lakukan otopsi

Diduga penyebab kecelakaan maut ini, akibat kelalaian sopir yang kurang berhati-hati saat mengemudikan kendaraan, ditambah faktor kondisi jalan yang licin, sehingga mobil terperosok ke dalam jurang dan menabrak tanah timbunan.

Guna mengetahui secar pasti kecelakaan maut ini terjadi, aparat kepolsian dari lantas polres Kaimana melakukan proses Penyelidikan lebih lanjut peneyebab tewasnya du pekerja dan satu kritis di lokasi kejadian.

Sementara pihak keluarga korban kecelakaan maut, meminta ke pihak perusahaan, agar korban kecelakaan maut dikirim ke Sorong untuk dimakamkan, adapun semua biaya operasional dan biaya pemakaman di tanggung perusahaan.

Sedangkan pihak perusahaan perusahaan bernegoisasi dengan pihak keluarga korban, agar permasalahan ini diserahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian untuk dilakukan olah TKP guna mengetahui penyebab laka kerja tersebut.kata Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, melalui rilisnya ke sejumlah awak media, kamis (4/7).

Berita Terkait