Hak Ulayat Tanah Keluarga Orisu di Run Way Bandara Rendani Terbayarkan 2 Milliar

Oleh Jams Aisoki

06 July 2019 07:01 813 VIew

''Acara adat Simasiwaibabo dilakukan keluarga mama Orisu''

Manokwari arfaknews.com – setelah melalui perjuangan keras Mama Agustina Orisu menuntut hak Waris atas Tanah ulayat telah dibeli suaminya (Nikodemus Orisu) dari pemilik tanah Maurits Mandacan tahun 1952, di areal Run Way Bandara Rendeni, telah membuahkan hasil dimana pemda Manokwari sudah membayarkannya senilai Rp 2 Miliar.

Walaupun harus melalui jalan gugatan hukum, Selama 3 tahun 6 bulan, Mama Orisu beberpa kali menghadap Kantor Pertanahan, Bupati dan Sekda Manokwadi, serta beberap instansi pemerintah lainnya, sehingga tanah tersebut telah dibayarkan sesaui dengan kesepakatan sebelumnya.. 

Pada Selasa (2/7) Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari, telah membayar ganti tugi (Kompensasi) kepada Keluarga Agustina Orisu- Maryen sebesar Rp. 2.193, 140,700 Milar dengan seluas areal tanah di milki 224 m², walaupun dalam Dokumen sertifikat tanah miliki suaminya, seluas wilayah 25 Hektar,. Ungkap Hengki Maryen ketika mendampingi mama Agustina Orisu.

Dijelaskan Hengki, tanah ini sempat menjadi masalah, pada 15 Mei 1999 lalu, pernah ditarik kembali pihak keluarga karena dianggap adalah miliknya, sehingga pemilik hak ulayat atas tanah tersebut, terus berjuang hingga akhirnya tanah itu diakui pemerintah daerah Kabupaten Manokwari.

Usai mendapatkan pengakuan tanah dan pembayaran gantu rugi atas tanah ulayat itu,  keluarga Orisu-Maryen lalu melakukan acara adat Simasiwaibabo (dalam Bahasa Byak artinya keluar dari hal-hal negatif ke hal yang positif- red) atas keluar dari masalah hingga dibayarkan Pemda Manokwari, pada pemilik hak ulayat atas tanah itu, Jelasnya.

Berita Terkait