Pelaku dan Barang Bukti Pemeras Sekertaris KPU Manokwari, Bakal di Boyong Ke Manokwari

Oleh Redaksi

06 July 2019 07:01 178 VIew

''Salah satu program di Alat Komunikasi ''

Manokwari arfaknews – Anggota Reskrim Polres Manokwari bakal memboyong dua pelaku pemeresan melalui Media Sosial (Medsos) terhadap Sekertaris KPU Manokwari, bernama Gabriella Monalisa dan Tirza Lumintang, tertangkap di Menado, Sulawesi Utara

Hal ini diutarakan kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Musa Gedi Purnama, Jumat (5/7) mengatakan setelah melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku pemerasan Sekertaris KPU Manokwari berinisial RE, para pelaku dan sejumah barang bukti akan di boyong ke Manokwari untuk dilakukan penyidikan selanjutnya.

para pelaku ini di rencanakan bakal di boyong penyidik Polres ke Manokwari, Minggu (7/7) menggunakan Maskapai Srwijaya, dimana saat ini keduanya telah di tahan di ruang sel Mapolda Sulewesi utara, sambil menunggu keberangkatannya ke Manokwari.

Adapun barang bukti telah diamankan dalam proses penangkapan dan penggeledehan di rumah pelaku, diantaranya 11 lembar kertas fotocopy salinan slip transfer ATM korban, 6 lembar rekening koran tabungan Bank Mandiri milik korban, satu Bundel lembar kertas berisi hasil foto layar (screenshot) antarakorban dan pelaku, satu kartu ATM rek BNI, satu buku tabungan rekekning BNI, satu buku rekening koran BNI pelaku dan satu rekaman CCTV.

Di kutip dari pemberitaan sebelumnya, Penangkapan terhadap dua pelaku pemerasan melalui medsos ini, kamis (4/7) 2019, sekitar pukul 20.00 Wita.di kota Menado Sulawesi Utara,

Pelaku diduga telah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan pemerasan, serta pengancaman atau setiap orang yang membuat dan menawarkan jasa pornografi atau pemerasan, sesuai Pasal 45 Ayat (4) Jo Pasal 27 Ayat (4) UU RI No 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2018, tentang ITE dan/atau Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) dan/atau Pasal 30 Jo Pasal 4 ayat (2) UU RI No 44 tahun 2008 tentang pornografi dan/atau Pasal 369 Jo pasal 55 KUH Pidana.

Adapun dasar penangkapan terhadap kedua pelaku, berdasarkan  Laporan polisi : LP/384/V/2019/Papua barat/Res Manwar tanggal 25 mei 2019, Sprindik : SP.Sidik/99.a/VI/2019/reskrim, Springas : SP.Gas / 99.b / VI / 2019 / Reskrim dan Sprinkap : SP.Kap / 42 /VII / 2019/ Reskrim

Krinologis Kejadiannya pelaku memersa korbannya, bermula ketika korban sekitar pukul 19.30 Wit sedang berada dikantor KPU Manokwari, kemudian pelaku melakukan video call dengan korban, kemudian pelau meminta korban melucuti pakaiannya sambil melakukan Video Call,

Tanpa sepengetahuan korban, pelaku telah menscreenshot Video Call tersebut, ke esokan hari pelaku menghubungi korban dan mengancam korban akan menyebarkan foto screenshot tersebut melalui medsos, apabila korban tidak memberikan atau mentransferkan uang pada pelaku.

Pelaku pun meminta korban melakukan transfer melalui nomor rekening 0469117187  di Bank BNI, bahkan pelaku sudah berulang kali melakukan dan megulangi perbuatanya, akibat perbuatan pelaku, korban di rugikan secara materi sebesar Rp 60 juta rupiah.

Berita Terkait