Kementrian Desa Harap Agropolitan di Distrik Sidey Jadi Percontohaan

Oleh Jams Aisoki

12 July 2019 07:01 85 VIew

''Dirjen Pembangunan Kawasan perdesaan, Herlina Sulistyorini, ketiak memberikan sambutan''

Manokwari arfaknews.com- Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan menyerahkan Paket Bantuan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Agropolitan di Distrik sidey ke Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Bantuan dari kementrian berupa, Pasar Kawasan, Rice milling Unit, jalan Lingkar Pasar Kawasan Perdesaan dan Rumah Panjang Bumdes Sidey Maju Bersama, ditandai dengan Pengguntingan pita dilakukan Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan dan dilanjuyklan dengan penyerahan SK penghapusan aset Bantuan Jalan  antar Desa di Distrik Manokwari Selatan Kelurahan Andai, Tahun 2017 dari Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kepada Pemkab Manokwari di Jalan Poros Kampung Sidei Jaya Manokwari, Kamis (11/7).

Dalam Sambutannya, Dirjan Pembangunan Kawasan perdesaan,  Herlina Sulistyorini menerangkan berdasarkan UU nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, saat  ini Kementerian PDTT sudah mulai melihat pembangunan kawasan Pedesaan, pasalnya apabila desa telah berkembang dan mandiri maka langkah selanjutnya diperlukan kerja sama antar desa sebagai langkah Strategis melalui pembentukan Kawasan perdesaan dalam pengembangannya sehingga lebih maju lagi.

Telah mengapresiasi hal ini, karena di Manokawari bisa mengumpulkan 12 Desa menjadi satu Kawasan luas, sebab prinsipnya tidak mudah mengumpulkan desa dalam satu kawasan kerena merupakan tindakan partisipatif, apalagi ada 12 Kampung di Kawasan Sidey ini.

Selain itu, untuk Pendirian Bumdes bersama tidak mudah karena  saat penyusunan perencanaan, dilakukan musyawarah antar Desa, namun untuk Sidey telah membuat suatu langkah maju dengan pendirian Bumdes Sidey maju Bersama

Bumdes Sidey Maju Bersama merupakan salah satu lembaga Pengelola kegiatan di 12 Kampung Se-Distrik Sidey, Diungkapkan Pada 2017, Kementrian PDTT sudah mulai memberikan bantuan-bantuan dan fokusnya di tahun 2018, yaitu pembangunan Pasar Kawasan, serta pengembangan Bumdes bersama sebagai sarana pemasaran produk dihasilkan di setiap Bumdes ataupun Bumdes bersama,jelasnya.

diHarapkan muda-mudahan Bumdes Sidey maju lebih makmur, Melalui pembangunan mini market ini, agar kedepan dibangunan lebih besar lagi sebagai mini market kawasan sidey. serta peresmian Pasar diharapkan pula, pasar segera dioperasionalkan, karena kedepan  kemnetrian akan mengajak langsung menterui berkunjung untuk melihat secara langsung semangat Masyarakat Manokwari dalam mengembangkan Bumdes bersamanya.

Tentang Sahring dana untuk pengembangan Bumdes bersama, merupakan hal biasa, karena 12 kampung bersepakat mengembangkan Bumdes bersama, kementrian  hanya turut memfasilitasi dalam pemberian Bantuan untuk jalan, tambahnya.

mengawal semua Kabupaten yang ada, terutama 60 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional, karena itu Pendirian Bumdes Sidey Maju bersama adalah bentuk wujud menjadikannya sebagai stranger atau pemicu agar dikembangkan kedepan.

kedepan, Provinsi maupun Kabupaten, terutama Masyarakat sebagai penerima manfaat untuk untuk lebih berkreasi, berinovasi dalam mengembangkan Bumdes bersama.

Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, dengan dijadikannya Distrik sidey sebagai agropolitan, pemerintah daerah manokwari, telah menerbitkan peraturan bupati (Perbvup) nomor 117 tahun 2017, tentang penetapan distrik sidey sebagai kawasan agropolitan, dimanaa kawasan ini menjadi proiritas nasional, dibentuknnya kawasan ini guna interkasi ekonomi antar desa dalam kawasan maupun luar kawasan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Papua Barat, Lince Idorway menambahkan setiap kampung di Papua Barat harus miliki Bumdes untuk mengembangkan Produktivitas masyarakat.

Bumdes kawasan itu digambungkan ini, merupakan pilot projek bagi yang lain, kedepan diharapkan ada dukungan dari masing-masing kampung sehingga Bumdes bersama Sidey Maju bersama itu berjalan dengan baik, dukungan anggaran dari masing-masing Kampung.

Disinggung Dana Stimulan untuk menunjang Bumdes, Lince menerangkan, Tidak ada dana stimulan, melainkan adalah suatu kewajiban dari masing-masing kampung sebagai modal serta dalam mengembangkan Bumdes tersebut. Jelasnya.

Soal Pendamping, Lince merangkan sudah disediakan Kementerian PDTT, Pendampingan Kawasan dari P3MD, Jelasnya

Berita Terkait