Kementerian Desa PDTT Jadikan Sidey Sebagai Kawasan Agropolitan

Oleh James Aisoki

12 July 2019 07:01 77 VIew

''Dirjen Kawasan Perdesaan Kementerian Desa PDTT Harlina Sulistyorini (tengah), didampingi Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo dan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Manayarakat Kabupaten Manokwari Jeffry J Sahuburua.''

Manokwari, arfaknews.com - Kementerian Desa dan PDTT (Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi) melalui Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan menyerahkan Paket Bantuan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Agropolitan Sidey di Distrik Sidy kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari.

Bantuan tersebut berupa, Pasar Kawasan, Rice milling Unit, jalan Lingkar Pasar Kawasan Perdesaan dan Rumah Panjang Bumdes Sidey Maju Bersama, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti peresmian Bumdes Bersama Sidy Makmur oleh Dirjen Pembangunan Kawasan Perdesaan Harlina Sulistyorini di Jalan Poros Kampung Sidei Jaya Manokwari, Kamis (11/7).

Dalam Sambutannya, Sulistyorini menerangkan, berdasarkan UU nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka, sejak tahun 2017 hingga tahun 2018 Kementerian Desa PDTT telah memulai penyaluan paket bantuan pengembangan kawasan, diantaranya berupa bantuan bangunan dan fasilitas Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMa), pembangunan pasar kawasan dan sejumlah fasilitas jalan lingkungan.

"Saya apresiasi sekali, karena di Manokwari bisa mengumpulkan 12 Desa menjadi satu Kawasan. Prinsipnya, tidak mudah mengumpulkan Desa dalam kawasan kerena merupakan tindakan partisipatif, apalagi ada 12 Kampung di Kawasan Sidey ini. Selain itu, untuk Pendirian Bumdes bersama tidak mudah karena saat penyusunan perencanaan, akan dilakukan musyawara antar Desa, namun untuk Sidei telah membuat suatu langkah maju dengan pendirian Bumdes Sidei maju Bersama" ungkapnya.

Ia berharap, setelah menerima paket bantuan, Pengurus Bumdesma Sidey Makmur segera melaksanakan operasional Bumdes dan memaksimalkan pengunaan fasilitas pendukung yang telah diberikan.

"Melalui pembangunan mini market ini, agar kedepan dibangunan lebih besar lagi sebagai mini market kawasan sidey, dan setelah peresmian Pasar, saya berharap pasar segera dioperasionalkan, karena kami akan mengajak Bapak Mentri untuk melihat secara langsung semangat Masyarakat Manokwari dalam mengembangkan Bumdes bersamanya," katanya lagi.

"Kami di Jakarta mengawal mengawal semua Kabupaten yang ada, terutama 60 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional, karena itu, Pendirian Bumdes Sidey Maju bersama adalah bentuk wujud kami sebagai menjadikannya sebagai stranger atau pemicu agar dikembangkan kedepan," tambah Sulistyorini.

Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo saat membacakan sambutan Bupati menyatakan, dipilihnya Distrik Sidy sebagai pilot projek pengembangan desa kawasan di Kabupaten Manokwari, selain karena memiliki sejumlah potensi unggulan, juga karena letaknya sebagai salah satu Distrik terluar yang berbatasan langsung dengan kabupaten Tambrauw.

''Distrik Sidei dipilih karena merupakan distrik terluar dari Kabupaten Manokwari dan berbatasan dengan Kabupaten Tambrauw, karena itu Sidei dipilih sebagai salah satu Kawasan Bumdes Bersama agar sebagai percontoaan bagi Distrik lainnya,'' imbuhnya.

Berita Terkait