Laka Longboat di Raja Ampat, Tim SAR Temukan Lagi Enam Jasad Korban

Oleh Redaksi

16 July 2019 07:01 390 VIew

''Salah satu korban tewas dalam kantong Jenazah dibawa Tim SAR''

Raja Ampat arfaknews – Upaya pencarian Korban longboat terbalik di perairan kampung urbinas sopen, Raja Ampat, kembali dilakukan tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap 10 orang dinyatakan hilang,

Fokus pencarian dilakukan tim SAR gabungan terletak di perairan Kampung Yensner, Distrik Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat dengan kordinat pencarian  0°20'071"S-131°3.711'E

Dalm pencarian dilakukan Senin (15/7) 2019, tim SAR gabungan berhasil menemukan 6  korban dalam kondisi meninggal dunia, lalu ke enam korban ini kemnudian di evakuasi ke Waisai.

Adapun korban kecelakaan laut ini ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa yakni, Alier Fakdawer (49 Tahun), Mia Mayor (4 Tahun), Kory Umpes (18 Tahun), Apolince Rumbarak (15 Tahun),  Feby Fakdawer (10 Thn) dan Demianus Rumbarak (11 tahun) dlm

Ditemukannya 6 orang korban sudah tidak bernyawa hari ini dan hari kemarin sebnyak 5 orang, sehingga sisa belum ditemukan adalah sebanyak 4 orang, pencarian pada korban hilang terus dilakukan dan Rencana pencarian akan dilanjutkan Selasa (16/70) 2019

Korban ditemukan sudah meninggal dunia,  Rencana korban ini akan di Bawa Ke Sorong menggunakan Kapal SAR Baladewa utk di makamkan di Sorong, sedangkan korban selama dari kecelakaan maut di laut, dalam perawatan medis di RS Raja Ampat.

Kejadian ini bermula ketika Jumat 12 Juli 2019, sekitar pukul 06.00 Wit, perahu longboat dengn mesin 15 pk x 2 mesin di tumpangi para korban, berangkat dari Suprau (Sorong) menuju Kampung Minir Distrik Wawarbomi Raja Ampat dengan membawa 15 Penumpang diantaranya, Petrus Fakdawer ( motores), Asalier Fakdawer ( motores), Kelvin Rumbarak ( penumpang dewasa), Kori Umpes (penumpang dewasa ), Maria ( penumpang bayi ), Apol Rumbarak, Imelda Rumbarak, Demianus Rumbarak, Jetro Mayor, Marike Mayor, Salma Mayor, Lince Mayor, Febi Fakdawer, Eskia Mayor, Almin Fakdawer

Sedangkan pencarian korban kecelakaan laut dilkukan Basarnas, namun sampai perjalanan kembali ke Waisai di karenakan cuaca extreme, kemudian Basarnas Sorong menggunakan Kapal SAR Baladewa cukup memadai, namun kapal sedang berada di Tambraw.

Pencarian pun dilanjutkan 14 Juli 2019, dimana Tim SAR menemukan 5 korban diantaranya, dua laki-laki dewasa korban selamat dan tiga korban meninggal Dunia, satu korban dinatarnya  seorang ibu, satu anak dan perempuan dewasa, sedangkan 10 penumpang lainnya pencariannya akan di lanjutkan esok hari, sambil menunggu cuaca baik  untuk dilakukan pencarian, sambil menghubungi nelayan sekitar.

Bertempat di Dermaga Kali Swaimbon Kelurahan Warmasen Distrik Waisai Kota Kabupaten Raja Ampat, telah tiba Logboat mengangkut Korban meninggal kecelakaan Laut ( Laka Laut ) Jumat 12 Juli 2019, berangkat dari Suprau Kota Sorong menuju Kampung Mnier Distrik Wawarbomi.

Pada pukul 19.30 Wit Korban meninggal maupun korban Selamat tiba di dermaga Kali Swaimbon dengan menggunakan Longboat dengan mesin tempel 40 PK milik warga dari kampung Yesner.

Adapun Jenasah tiba berjumlah 3 Orang di anatara adalah, Almin Fakdawer (36 Tahun ), Imelda Rumbarak (12 Tahun) dan  Lince Mayor ( 2 Tahun)

Korban Selamat yang tiba di Waisai adalah Petrus Fakdawer ( 42 Tahun ) dan Elkia Mayor ( 45 Tahun ), sedangkan satu korban di rawat di kampung Yensner Distrik Waigeo Timur, dikarenakan kondisinya masih lemas sehingga tidak dapat di Evakuasi ke Waisai.

Sementara korban belum di temukan sebanyak 10 Orang, di perkirakan masih terdampar sekitaran Peraiaran Kampung Yesner sampai Urbinasopen, dan di sekitar perairan Bantanta.

Berita Terkait