Tenaga P3MD, Diminta Kerap Dampingi Masyarakat Kampung

Oleh Jams Aisoki

18 July 2019 07:01 535 VIew

''Kordinator Provinsi P3MD, Jefre Kareth ''

Manokwari arfaknews.com - Kemandirian dan kemajuan suatu masyarakat di tingkat Kampung dibutuhkan dukungan dan peran dari semua pihak, termasuk proses pembimbingan dilakukan tenaga Pendamping profesional berdasarkan amanat UU nomor 6 Tahun 2014.

Keberhasilan suatu program didampinginya membawa hasil kemandirian bagi masyarakat dalam rangka pembangunan dan kemajuaan daerah tersebut, namun sebaliknya dikatakan tidak berhasil apabila proses pendampingan tidak menghasilkan perubahan bagi masyarakat kampung.

Kordinator Provinsi P3MD, Jefre Kareth, ketika ditemui Rabu (17/7) menerangkan, tenaga Pendamping profesional Indonesia (TPPI) hadir berdasarkan UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan peraturan Menteri Desa nomor 3 tahun 2015, tugas pokok dan fungsinya melakukan pendampingan menjadi sumber informasi ditempat kerjanya maupun menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan di kampung.

Seorang pendamping harus cakap dan bisa mengerti siapa di dampingnya dan apa yang harus di persiapkan untuk mendampingi masyarakat Kampung.

Agar terbentuk kemandirian masyarakat dari hasil kerja pendampingan, Tapi kalau mendampingi masyarakat dan belum mandiri dalam mengerjakan apa yang bisa dikembangkan di kampung, maka itu bukanlah pendamping dalam kategori berhasil. ujarnya.

Karena itu, seorang pendamping harusnya mendampingi masyarakat Kampung dalam mengerjakan sendiri apa dininginkan dari masyarakat kampung itu sendiri.

Pendamping harus berada di Kampung dalam melaksanakan tugas-tugas pendampingan sesuai dengan amanat desa nomor 6 tahun 2014. tegasnya.

Berita Terkait