Kontak Senjata di Nduga Papua, Seorang TNI Tewas Tertembak

Oleh Redaksi

22 July 2019 07:01 1772 VIew

''Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel (Inf) Muhammad Aidi''

Nduga arfaknews – Kontak senjata antara Satgas TNI Yonif 755 / Yalet dengan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Sabtu (20/7) 2019, sekitar pukul 12.30 WIT, bertempat di Kampung Yuguru, Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga, Papua, co. E. 194276 N. 9503764, mengakibatkan satu anggota TNI gugur.

Prajurit TNI gugur dalam kontak senjata berasal Satgas Yonif 755/Yalet bernama Prada Usman Helembo, NRP 31170758730596 meninggal dunia akibat terkena luka tembak di bagian pinggang sebelah kanan.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel (Inf) Muhammad Aidi, mengatakan mengatakan kronologis terjadinya kontak senjata ini, sekitar Pukul 12.30 WIT, personel 755/Yalet dengan jumlah personel 29 orang, dipimpin Lettu Inf Ahmad Tatang Hidayat NRP 11150004220791, menjabat sebagai Danpos Satgas Yonif 755/Yalet, saat berada di camp Kampung Yuguru, Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga, Papua, tiba-tiba diserang KKSB wilayah Nduga dari ketinggian arah depan sebelah kanan dengan jarak sekitar 150 -200 M dari Camp.

Adanya bunyi tembakan ini, Sehingga personel 755/Yalet lalu berlindung di box steling sambil membalas tembakan kearah tempat KKSB membuang tembakan .

Setelah berlangsung kontak senjata, Danpos Satgas Yonif 755/Yalet lalu melakukan pengecekan personel dan diketahui Prada Usman Helembo terkena tembakan dibagian pinggang sebelah kanan.

Korban terkena tembak ini lalu ditangani tim medis, berupa pemasangan infus dan menutup bagian luka yang terkena tembakan oleh Tenag Kesehatan Yonif 755/Yalet, sedangakan personel lain masih membalas tembakan sambil berlindung di Box perlindungan.

Kondisi Korban luka tembak, nafas korban sudah berat, sekitar Pukul 14.12 WIT, Korban luka tembak, Prada Usman Helembo NRP 31170758730596 dinyatakan meninggal dunia.

Helly Bell take off dari Bandara Mozeiz Kilangin Timika menuju Kampung Yuguru, Distrik Mebrok, Kabupaten Nduga dalam rangka evakuasi Korban meninggal dunia Prada Usman Helembo

Saat evakuasi Kondisi cuaca sangat buruk dan kabut tebal sehingga mengakibatkan helly bel kembali ke Timika sementara proses evakuasi di bat akan dan akan dilanjutkan keesokan harinya.

Sementara Satgas Yonif 755/Yalet sedang melaksanakan tugas Pengamanan pembangunan Jalan Trans Papua dikerjakan PT. PP mereka sudah 3 hari standby di Camp karena masih menunggu BBM dari Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Sampai saat ini, belum diketahui apakah terdapat korban dari kelompok KKSB, sedangkan Jenazah Alm. Prada Usman Helembo masih berada di Camp. PT. PP Kampung Yuguru, Distrik mebrok, kab. Nduga, menunggu untuk di evakuasi

Berita Terkait