Ancam Petugas, Enam Narapidana Kabur Dari Lapas Manokwari

Oleh Redaksi

22 July 2019 07:01 851 VIew

''Lapas Kelas II B Manokwari''

Manokwari arfaknews - Sebanyak enam Naraipdana merupakan resedivis kasus Narkoba dan Pidana Umum, Senin (22/7) sekitar pukul 18.00 Wit, kabur melalui tembok pagar bagian belakang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Manokwari, terletak di Jalan Sabang Nomor 24, Manokwari, Papua Barat.

Narapidana ini kabur ini, setelah sempat mengancam petugas lapas sedang berjaga dengan senjata tajam berupa golok atau parang panjang.

Usai mengancam petugas, enam narpidana kabur setelah melompati tembok pagar setinggi kurang lebih satu meter dari lokasi Bangunan Gedung Blok C  tempat para narapidana ini di tahan, dimana di lokasi tempat kaburnya para narapidana terdapat bak penampungan air.

Setelah memanjat tembok yang di penuhi kawat berduri, enam narapidan ini lalu melompati tembok dan berhasil kabur diantara rumah penduduk yang ada di sekitar Lapas Manokwari.

Satu orang narapidana berhasil di tangkap oleh petugas lapas ketika hendak kabur, namun lima narapidana lainnya berhasil meloloskan diri dari pengejaran petugas lapas dan masih dalam pencarian.

Salah satu warga, yustina Rumaropen, ketika di temui awak media,  mengatakan sempat mendengar ada bunyi seng tempat narapidana ini kabur melalui tembok dekat rumahnya, namun dikiranya ada gempa lantaran seng berbunyi  cukup keras, lalu dirinya masuk kedalam rumah dan mengunci pintu untuk menghindari jangan sampai para narapidana ini memiliki niat jahat sambil membawa senjata tajam, ujarnya.

Berselang beberap menit kaburanya narapidana, aparat dari Reskrim Polres Manaokwari, berjumlah delapan personil, lalu mendatangi Lapas Manokwari untuk memintai keterangan petugas lapas prihal kaburnya enam narapidana ini, serta meminta identitas dan foto para narpidana yang kabur tersebut.

Kasat Reskrim Polres Manokwari, AKP Musa Jedi Permana, berdasarkan data awal dikantongi aparat kepolisian, jumlah tahan kabur ini berjumlah lima orang, diman dua narapidan kasus narkoba dan tiga diantaranya kasus pidana umum, terkait kaburnya narapidana ini, polisi masih melakukan penyidikan dan fokus untuk sementara melakukan pencarian terhadap lima narapidana yang kabur ini, ujarnya

Titik fokus pencarian sementara dilakukan aparat kepolisian bersama dengan petugas Lapas, yakni mendatangi rumah keluarga dan kerabat para narapidan serta melakukan pencarian di daerah pelabuhan, lantaran pada saat narapidana kabur, bertepatan dengan adanya kapal penumpang masuk di pelabuhan Manokwari.

Berita Terkait