Pemprov Papua Barat Rekomendasikan Penepatan Lokasi Dua Bandara

Oleh Jams Aisoki

25 July 2019 07:01 1745 VIew

''Salah satu Bandar Udara''

Manokwari arfaknews.com -  Ada beberapa Bandar Udara di Kabupaten/Kota di Papua Barat kini sedang di bangun Pemerintah Daerah setempat, guna memudahkan akses transportasi dan mobilisasi untuk kepentingan masyarakat, namun pemerintah Papua Barat baru rekomendasikan penempatan dua bandaranya

Salah satunya Bandara Baru Siboru di Fakfak, lantas Bandar Udara Torey tersebut dianggap tidak layak untuk difungsikan, pasalnya dari sisi arah udara tidak memungkinkan, sehingga Pemerintah Daerah Fak-Fak mengambil Langkah untuk membuka bandara baru

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat melalui Kepala Bidang Perkertaapian, Markus L. Sabarofek, Rabu  (24/7) menerangkan Bandara Siboru sendiri, Guburnur  Papua Barat baru memberikan rekomendasi Penetapan Lokasi (Penlok), Sejauh ini Pemerintah belum menangani, karena pemerintah Daerah Kabupaten harus menyelesaikan administrasinya dulu, ungkapnya.

Soal anggaran pembangunan dan kelengkapan administrasi, menurutnya dalam Penlok itu, sebenarnya Konsultan dan Pemerintah Daerah setempat lakukan asistensi ke Pemerintah Pusat guna mendapatkan persetujuan, melalui Dirjen Udara bersama tim teknisnya, agar pekerjaan segera dilaksanakan.

Gubernur baru memberikan rekomendasi, masalah pro kontra masyarakat disana, justru Pemda Fakfak mengetahui persis situasinya, sejauh ini Provinsi Papua Barat belum menghendelnya, sebab banyak hal harus dilengkapi, diantaranya hingga Master plan harus diurus Pemerintah setempat. 

Setelah Master plan atau rencana induknya secara keseluruhan telah usai baru pemerintah Provinsi bisa terlibat dalam pembiayaan, sehingga secara teknis dalam pengurusan itu, pemerintah setempat langsung ke Dirjen Kementerian Perhubungan udara.

Selain itu untuk pembangunan Bandara di Manokwari Selatan (Mansel), serupa dengan bandara Bandara Baru Siboru di Fakfak, Gubenur baru memberikan Rekomendasi Penlok dan Proses Administrasinya sementara sedang berjalan, ujarnya

Berita Terkait