Sriwijaya Kecewa, Tangguhkan Penerbangan Ke Manokwari

Oleh Redaksi

27 July 2019 07:01 2060 VIew

''Pesawat Sriwijaya Air''

Manokwari arfaknews – Diduga sering mengalami kerusakan pesawat serta keterlambatan, sehingga sejumlah penumpang merasa dikecewakan atas pelayanannya, sehingga pihak maskapai untuk sementara menagguhkan rute penerbangannya ke Manokwari

Vice President Corporate Secretary PT Sriwijaya Air, Retri Maya, melalui rilisnya, Sabtu (27/7), penagguhan rute penerbangan dari dan menuju ke Manokwari bakal diberlakukan mulai, Selasa 30 Juli 2019.

Sementara maskapai Sriwijaya Air mengkalim dan memastikan Armadanya Layak Terbang dan mengedepankan Keselamatan Pelanggannya.

Terkait beberapa keterlambatan jadwal penerbangan dialami Sriwijaya Air selama bulan Juli 2019 di Manokwari, managemen Sriwijaya Air memohon maaf ke seluruh pelanggan atas kejadian tersebut.

Namun Sriwijaya Air memastikan seluruh armadanya layak beroperasi dan selalu mengedepankan faktor keselamatan keamanan dan kenyamanan diseluruh penerbangannya.

Dikatakan Maya, Sriwijaya Air sangat patuh terhadap regulasi penerbangan termasuk salah satunya yaitu mengimplementasikan standar keamanan tinggi, hal ini diyakini menjadi salah satu Standard of Procedure (SOP) perusahaan dalam mengoperasikan setiap layanannya.

Dalam aturan penerbangan diberlakukan kewajiban pengecekan kelaikan armada dilakukan pihak internal maupun eksternal dalam hal ini Kementerian Perhubungan, Dengan demikian tentu setiap armada dioperasikan Sriwijaya Air layak untuk beroperasi, kata Maya.

Ditambahkan saat ini pun Sriwijaya Air telah menjalin kerjasama dengan Garuda Maintenance Facility Aero Asia dalam hal perawatan seluruh armadanya, diman Sriwijaya Air mempercayakan perawatan seluruh armadanya ke salah satu MRO (Maintenance, Repai & Overhaul) terbesar di Asia Tenggara yaitu GMF AA, Dengan demikian sriwijaya memastikan reliability pesawatnya cukup baik, lanjut Maya.

Disisi lain, demi memberikan layanan optimal ke seluruh pelanggannya Sriwijaya Air pun pernah berupaya untuk mengganti armada yang akan digunakan untuk melayani penerbangan dari dan menuju Manokwari, namun demikian hal tersebut belum dapat direalisasikan karena masih ada kendala pada saat mendarat di Bandar Udara Rendani, Manokwari.

Sriwijaya Air pun sudah pernah dua kali mencoba menerbangkan Boeing 737 800 NG ke Manokwari, Akan tetapi karena masih ada kendala beresiko terhadap keselamatan penerbangan namun tetap layani dengan Boeing 737 500, kata Maya.

Atas kejadian keterlambatan penerbangan Sriwijaya Air beberapa waktu lalu, Maya berharap seluruh pelanggan tidak memberikan asumsi yang semata-mata dapat menimbulkan keresahan di masyarakat serta merusak citra Sriwijaya Air.

Perlu diketahui keterlambatan dialami Sriwijaya Air kemarin tidak hanya karena faktor kerusakan pesawat, tetapi faktor eksternal dengan kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk memaksa pesawat diterbangkan,

Komitmen Sriwijaya Air selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan crew nya serta tidak akan menerbangkan pesawat dan mengorbankan keselamatan  penumpang dan juga crew, oleh karena itu kami terpaksa harus menunda jadwal penerbangan kemarin, sehingga menginformasikan Sriwijaya Air berencana mengalihkan penerbangan menuju Manokwari ke rute lainnya, tuturnya.

Berita Terkait