Draft Raperdasus Pilkada 2020, Menunggu Masa Sidang di DPRD PB

Oleh Jams Aisoki

05 August 2019 07:01 438 VIew

''Majelis Rakyat Papua ''

Manokwari Arfaknews.com – Jelang pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, wacananya sudah hangat diperbincangkan di kalangan publik, terutama calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Masyarakat lokal Papua tersirat dalam amanat UU RI nomor 21 tahun 2001.

Hal ini diungkap Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga MRP Papua Barat, Yulianus Thebu, jumat (2/8)menerangkan jika pihaknya usai membuat draft raperdasus bakal calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati untuk masyarakat lokal Papua.

Dikatakan draft raperdasus itu sendiri, merupakan draft revisi dari draft  sebelumnya pernah ditetapkan DPRD Papua Barat di 2015 lalu. draft ini akan didorong  untuk ditetapkan di DPRD pada masa sidang III tahun 2019 nantinya, ucap yulianus.

MRP PB telah melakukan loby dengan sejumlah stekholder di pusat dan daerah guna mendapat legitimasi, jelasnya

Selain itu, anggota MRP Papua Barat melalui  jalur adat ini, dihimbau untuk publik, terutama non lokal, untuk tetap saling menghormati.

Alangkah indahnya, jika sesama anak-anak adat nusantara saling menghargai. serta memberikan ruang ke anak adat di Papua, paparnya.

Diminta untuk anak adat dari nusantara untuk tetap menghargai bagian ini, diatas tanah adat papua,  merupakan wilayah otonomi khusus dalam kerangka NKRI, sehingga diminta agar para suku se nusantara untuk tidak turut dalam pencalonan walaupun ditawar paksa partai politik.

Biarlah dalam pilkada 2020, masyarakat lokal dan masayarakat adat, maju dan berkompetisi dalam bursa pencalonan Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2020 mendatang, tegasnya.

Berita Terkait