Terungkap Jika PBTV Tutup Lantaran Tidak Kantongi Ijin

Oleh Jams Aisoki

12 August 2019 07:01 353 VIew

''Gubernur Papua Barat ketika melaunching LPP TVRI Papua Barat''

Manokwari arfaknews - Tahun 2010 Pemerintah Papua Barat menghadirkan TV Papua Barat dengan nama Papua TV Biro Papua Barat untuk menjawab kebutuhan informasi Publik di Papua Barat, namun November 2010 Papua Barat TV memutuskan kontrak kerja sama dengan TV Papua dan berencana membentuk stasiun Televisi tersendiri.

5 Februari 2011 Pemprov Papua Barat resmi mendirikan Papua Barat TV (PBTV) menggunakan Satelit Telkom 1 dan menayangkan Live Perdana dalam HUT pekabaran Injil di Tanah Papua.

PBTV merupakan TV kebanggaan Papua Barat pun tak berjalan lama sebab PBTV tidak mengantongi Ijin Prinsip (IP) Ijin Penyelenggaran Siaran (IPS) dan Peraturan Daerah (Perda) sehingga PBTV berjalan tanpa Dasar Hukum.

Hal hasil di Desember 2013, pemerintah Provinsi Papua Barat mengesahkan Perda LPP PBTV, namun tak terealisasi disebabkan Pendanaan cukup besar dan pagu anggaran tidak mendukung operasional dari PBTV saat itu dibebankan dari DPA Biro Humas dan Protokol Papua Barat, sehingga di bulan Maret 2015, PBTV resmi ditutup KPID atas perintah Kementerian Kominfo.

Untuk menjawab Kebutuhan Daerah, Pemerintah Papua Barat melalui Biro Humas dan Protokol Provinsi Papua Barat melakukan lobby ke LPP TVRI pusat hal mendapatkan jawaban.

Menindak lanjuti hasil pertemuan di Jakarta, menjawab kebutuhan Informasi dan Pelayanan Informasi publik, 31 Januari 2019, TVRI pusat merespon niat baik Pemprov Papua Barat dengan mengirim surat resmi rencana kedatangan TIM TVRI guna pendirian LPP TVRI stasiun Papua Barat.

Tepat 13 Februari 2019 bertempat di salah satu hotel, Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan dan Dirut LPP TVRI Pusat Helmi Yahya melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Papua Barat dengan Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia tentang pendirian LPP TVRI Stasiun Papua Barat dengan Nomor 483/149/GPB/2019 dan Nomor 03/MoU/I.1/TVRI/2019,

Melalui, MoU tersebut, Direktur Umum TVRI, Tumpak Pasaribu, mewakili Direktur Utama, Helmi Yahya, menerangkan Papua Barat menjadi Stasiun ke 30 dari 29 Stasiun sudah ada di 29 Provinsi.

Kini ditahun 2019 tepatnya 12 Agustus, Lembaga Penyiaran Informasi Publik TVRI Papua Barat resmi dilaunching di Papaua Barat, untuk menunjang jalannya Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Papua Barat (TVRI), Pemerintah Provinsi Papua Barat telah berkordinasi dengan PT. Telkomsat dengan melakukan penandatanganan kontrak satelit telkom 4 C Band Merah Putih pada Tanggal 5 Agutus 2019.

Berita Terkait