Dua TNI Tertembak di Jayawijaya Jelang HUT RI ke-74

Oleh Redaksi

17 August 2019 07:01 3796 VIew

''Korban penembakan Pratu Panji, terbaring di RSUD Wamena akibat luka tembak bagian lengan kiri ''

Jayawijaya arfaknews – Prajurit TNI berasal dari Satgas Pamrahwan Yonif 751 / VJS dan Yonif 756/WMS, terlibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jumat (16/8) 2019, sekitar pukul 15.30 WIT, bertempat di Jalan Trans Wamena-Habema, tepatnya di sekitaran Danau Habema KM. 39 Kabupaten Jayawijaya, Papua. 

Akibat kontak senjata sekitar 20 menit lamanya, membuat dua parjurit TNI bernama Pratu Panji dan Pratu Sirwandi, berasal dari Satgas Pamrahwan Yonif 751 mengalami luka tembak di bagian lengan kiri dan bagia paha.

Korban penembakan Pratu Panji, mengalami luka tembak pada bagian lengan kiri dimana kondisi korban penembakan dalam keadaan sadar, sedangkan Pratu Sirwandi mengalami luka tembak dibagian paha kiri tembus pinggang, Kondisinya masih kritis dan menjalani proses operasi.

Kontak senjata berawal ketika, terjadi penghadangan dilakukan kelompok KKB terhadap Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/ VJS dan Yonif 756/WMS berjumlah 12 personel, dipimpin Serka David (Bamin Satgas Yonif RK 751/VJS) setelah selesai melaksanakan Droping Logistik di Distrik Mbua Kabupaten Nduga,

Sekitar pukul 09.00 Wit, 10 personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dan dua personel Yonif 756/WMS bergerak dari Distrik Mbua Kab. Nduga menuju ke Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya dengan menggunakan dua Unit mobil Jenis Toyota Hilux.

Setibanya di Jalan Trans Wamena-Habema tepatnya di sekitar Danau Habema KM. 39 Kabupaten Jayawijaya, 10 Personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dan 2 Personel Yonif 756/WMS mendapatkan gangguan tembakan dan Penghadangan dilakukan kelompok KSB dengan cara menggunting tembakan dua tempat berada pada ketinggian dan dibawah ketinggian ke sasaran rombongan Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dan Yonif 756/WMS.

Personel Satgas Pamrahwan Yonif 751/VJS dan Yonif 756/WMS, lalu turun dari kendaraan dan selanjutnya membalas tembakan, sehingga parajurit TNI terlibat kontak senjata.

Usai kontak senjata sekitar 20 menit lamanya, dua Personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS  terkena tembakan di bagian paha dan lengan sehingga kedua TNI kena tembak ini, lalu di evakuasi ke RSUD Wamena guna mendapatkan perawatan medis.

Sementara satu unit mobil jenis Toyota Hilux rusak parah akibat terkena renteten tembakan bagian Body Kit, pada bagian kiri depan, pintu kiri belakang, Besi Stainless dudukan senjata pada bagian Kanan dan ban kiri depan terkena tembakan

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, melalui pres rilisnya, memerintahkan seluruh personel pos-pos Satgas Pamrahwan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawasi jalan dan medan kemungkinan dijadikan pelarian KKB.

Untuk saat ini, situasi sudah kondusif, namun tetap waspada kemungkinan KKB memanfaatkan momentum peringatan HUT RI ke-74 untuk melakukan aksi teror baik terhadap aparat keamanan maupun masyarakat, ujarnya.

Berita Terkait