Aktivis HAM Sebut Kehadiran Menkopolhukam di Manokwari tak menjawab Masalah

Oleh Redaksi

04 September 2019 07:01 138 VIew

''Markus Yenu- Aktivis HAM Papua Barat''

Manokwari,Arfaknews- Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) menilai Kehadiran Menteri Kordinator Pertahanan dan Keamanan, Wiranto di Manokwari Ibu Kota Provinsi Papua Barat tak menjawab tuntutuan Aspirasi Masyarakat di Papua Barat, pasalnya hingga kini berjilid jilid aksi masih terus dilakukan.

Aktivis HAM dan Pejuang Keadilan tanpa Kekesaran, Markus Yenu menerangkan Kahadiran Menkopolhukam di Papua Barat tak menyelesaikan masalah rasisme bagi Masyarakat Papua.

"Kehadiran Menkopolhukam di Manokwari Ibu Kota Papua Barat pada 27 Agustus 2019 bersama Kapolri dan Pamglima TNI,  belum menjawab persoalan real yang menjadi tuntutan Aspirasi Masyarakat Papua".

Mereka yang ditemui oleh pak Wiranto, itu hanya mengejar asap, bukan yang buat Api. Jadi, harapannya bisa bertatap muka dengan mereka yang buat api. Jika tidak, kemungkinan tuntutan aksi "mungkin" masih akan dilakukan terus".Ucap Markus Yenu saat diwawancarai, Rabu (04/9).

Selain itu, Yenu menambahkan Pernyataan Wiranto soal Pepera Papua dinilai belum final, perlu digugat kembali. tandasanya

Berita Terkait